Bunga rendah Bank Jateng diapresiasi Jokowi


Semarang- JM News.  Pemberian Pinjaman Bunga Rendah yang dilakukan Bank Jateng belakangan ini  ternyata telah diapresiasi   Presiden RI Joko Widodo , karena hal ini telah  menjadi kebijakan kredit usaha rakyat dengan bunga terendah di seluruh Indonesia.

Hal ini sebagaimana dikemukakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang juga mendukung upaya Bank Jateng tersebut guna meringankan Usaha Rakyat di Jawa Tengah,” Pak Jokowi mengapresiasi kebijakan tersebut karena  tidak pernah ada bank, baik BUMN maupun swasta, yang berani mengucurkan kredit dengan bunga tujuh  persen  dan dua  persen,” tuturnya kepada Pers (Minggu, 17/4).


Selanjutnya Ganjar pun menjelaskan jika Program Bank Jateng berupa Mitra Jateng 25 dan Mitra Jateng 02 diapresiasi Pak Presiden saat dirinya bertemu di Brebes beberapa waktu lalu,” Bapak Presiden dan Menteri Keuangan  besertapara  gubernur sempat bertanya,  bisa seperti itu bagaimana, sedangkan bank-bank lain tidak bisa," imbuhnya.


Kebijakan Bank Jateng ini telah menjadi pertanyaan berbagai pihak, karena penerapan kebijakan kredit bunga rendah ini dinilai cukup berani dan sangat beresiko  yang juga  dapat menurunkan setoran bank kepada pemerintah dan pendapatan asli daerah. Tapi semuanya itu dilakukan Bank Jateng sebagai bentuk  keberpihakan nyata pemerintah kepada usaha rakyat.

Selama ini pelaku usaha kecil kalau butuh modal lima ratus ribu sampai satu juta itu menggantungkan modal pada rentenir  dan ternyata saat ini kesulitan Rakyat kecil dipermudah Bank Jateng.


Dalam penelusuran Jantramas.com, memang belakangan ini Bank Jateng telah menggulirkan Program Pemberian Kredit Bunga rendah yang diperuntukkan bagi Pengusaha kecil diberbagai daerah di Jawa Tengah. Hal ini dilakukan Bank Jateng bekerjasama dengan Pemerintah  Provinsi Jawa Tengah yang memberikan  solusi permodalan untuk usaha mikro kecil sekaligus menjawab upaya menurunkan angka kemiskinan melalui pemberian "kail" modal usaha dengan persyaratan mudah dan suku bunga kredit "single digit".


Selanjuitnya guliran dana tersebut berbentuk Program   kredit "Mitra Jateng 25" yang diperuntukkan usaha mikro kecil dengan tambahan modal kredit maksimal Rp25 juta. Sedangkan Program Mitra Jateng 02 diperuntukkan permodalan awal pendirian usaha mikro kecil  dan menengah dengan maksimal pinjaman sebesar Rp 2 juta dengan bunga hanya 2 persen yang kedua program kredit tersebut tanpa diminta agunan.

Hal ini dilakukan  guna  menuju pemerintah Jawa Tengah Sejahtera dan Berdikari sesuai dengan visi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013 sampai dengan  2018. (Tim JM News Semarang)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close