Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta jadi saksi di PN Semarang

Semarang, jantramas.com- Seorang Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra menjadi saksi Ahli dalam persidangan Pra Peradilan PT Pelindo III Semarang melawan Polda Jateng di Pengadilan Negeri (PN) Semarang (Rabu,22/6).

Menurut Yusril dirinya hadir dipersidangan ini memang diminta pihak Pelindo III untuk menjadi Saksi Ahli atas kasus usaha bongkar muat di Pelabuhan yang saat ini sedang menjadi polemik hukum antara Perusahaan penyedia jasa pelabuhan dengan para pengusaha bongkar muat lainnya, namun sebenarnya keduanya berbeda, karena pihak Pelindo sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP) sedangkan pihak pengusaha bongkar muat lainnya sebagai pemilik izin usaha bongkar muat (SIUPBM)," jadi sebenarnya dalam hal ini ada peran masing-masing yang menurut amanat undang-undang semua pihak diberi kesempatan untuk usaha dipelabuhan," tuturnya.

Kemudian Yusril pun dalam memahami kasus ini, mestinya semua pihak taat peraturan yang disesuaikan dengan tugas dan kewenangannya masing-masing," izin pelindo yang mengeluarkan memang dari pemerintah pusat sedangkan untuk yang lainnya bisa dari Gubernur atau Bupati dan Walikota, namun keduanya mempunyai hak yang sama untuk melakukan usaha bongkar muat di Pelabuhan," imbuhnya.

Yusril di PN Semarang
Yusril di PN Semarang


Sedangkan pihak termohon dari Polda Jateng, Kompol Hartono justru  terus mengungkapkan bukti -bukti diseputaran keabsahan surat-surat  yang berkaitan dengan Pelindo dari perspektif hukum tata negara," karena ada surat teguran yang disampaikan Gubernur Jateng kepada Pelindo agar segera mengurus perizinan bongkar muat, tapi pihak pelindo abaikan," ungkapnya.

Sedangkan dari Pihak APBMI yang saat persidangan ini dihadiri Ketua Umum APBMI Pusat, juga beberapa perwakilan APBMI dari Lampung, DKI Jakarta, Surabaya  dan Medan menilai apa yang telah dilakukan pihaknya merupakan bagian yang tak terpisahkan dari upaya memperjuangkan nasib para pengusaha bongkar muat se Indonesia agar lahan usaha mencari nafkahnya tidak diserobot pihak Pelindo yang hingga kini semakin merajalela untuk memonopoli berbagai jenis usaha di Pelabuhan," Akibat ulah Pelindo III Semarang yang hingga saat ini terjun dalam usaha bongkar muat, maka para pengusaha bongkar muat yang saat ini bernaung di APBMI banyak yang telah gulung tikar," Tutur Ketua APBMI Jateng Romulo.

Senada juga disampaikan Aktifis LSM yang menamakan dirinya Jaringan Masyarakat Peduli Kasus (JAMPIDSUS), Imam melalui orasinya  dalam Aksi Unjuk rasa Damai di depan Pengadilan Negeri Semarang sikapnya tetap mendukung Polda Jawa Tengah yang telah menetapkan GM Pelindo III Semarang TS sebagai Tersangka Bongkar Muat Ilegal," Apa yang telah dilakukan Polda tetap kami dulung, karena orang yang maling ayam aja ditahan.

Apalagi orang yang tak taat peraturan, mestinya diberi sangksi," tegasnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam sidang lanjutan Pra Peradilan Pelindo III Semarang melawan Polda Jawa Tengah di Pengadilan Semarang (Rabu,22/6) semakin menyita perhatian publik, karena disamping dari Pihak Pelindo III Semarang telah menghadirkan Saksi Ahlinya Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra juga suasananya semakin memanas disebabkan sebelum digelar sidang diawali dulu dengan aksi demo damai yang dilakukan para pendukung Polda Jawa Tengah yang berlokasi tepat didepan pintu pengadilan negeri Semarang yang sempat menarik perhatian pengguna jalan diseputaran jalan siliwangi semarang selama 2 (dua) jam dan sidang inipun semakin ramai dengan dihadiri ketua umum beserta para perwakilan APBMI dari seluruh Indonesia.

Dan sisang direncanakan akan masih berlangsung sampai hari kamis dan jumat besok ( Red:23-24 Juni 2016) dengan Agenda mendengarkan para saksi Ahli dari pihak termohon Polda Jawa Tengah.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close