Oknum Pejabat PLN Kendal dituding Arogan 

Supervisor PLN Kendal, NANANG
Supervisor PLN Kendal, NANANG


Kendal-Seorang oknum yang mengaku Supervisor PLN Kendal , Nanang dinilai arogan oleh Para Aktifis dan Wartawan Kendal.

Karena saat dikonfirmasi Wartawan dan LSM  terkait persoalan layanan PLN di Kendal diduga Ia terkesan tak etis dan melecehkan wartawan dengan meninggalkan pertemuan. Hal ini sebagaimana disampaikan Pimred Tabloid Pos Nusantara, Sugiharto Hariono yang menyesalkan sikap kurang etis dan melecehkan profesi wartawan," saya tersinggung atas sikapnya yang tak sopan dan seolah melecehkan wartawan," ujarnya.

Padahal yang dikonfirmasikan kepadanya, diantaranya menyangkut pendapatan pajak penerangan jalan (PPJ) yang selama ini dipungut PLN saat para pelanggan membayar rekening listrik yang jumlahnya ratusan ribu pelanggan di Kabupaten Kendal, kemudian juga klarifikasi layanan listrik yang sering mati serta prosedur pemasangan pelanggan baru yang diduga tak berpihak kepada Rakyat kurang mampu," sebenarnya yang kami klarifikasi beberapa hal yang menyangkut layanan pelanggan listrik, tapi justru Dia jawabannya ketus, bahkan meninggalkan kami dengan seenaknya," imbuhnya.

Senada juga dsampaikan Ketua LSM GRPK, Imam Subagyo yang menilai oknum yang mengaku Supervisor PLN Kendal itu sudah tidak pantas lagi menjadi pejabat PLN yang mestinya melayani masyarakatnya dengan baik dan sopan, " lha kita juga yang aktifis sudah diperlakukan tak sopan, apalagi rakyat kecil yang datang ke kantor ini," ujarnya.

Bahkan dalam waktu dekat Imam akan mengadukan ulah tak etis yang dilakukan oknum pejabat PLN Kendal ini ke atasannya," saya akan adukan ke PLN Jateng juga ke Pusat atas ulah oknum tersebut," tegasnya.

Sedangkan Supervisor PLN Kendal, Nanang dalam pertemuan tersebut  lebih mengarahkan semua persoalan kelistrikan kendal ke PLN Jateng," ini bukan kewenangan saya, silahkan tanyakan langsung ke PLN Jateng, saya tidak bisa melayani pertanyaan Anda," ujarnya sambil beranjak dari kursinya meninggalkan para tamunya.
Memang selama ini pihak PLN Kendal sering melakukan pemadaman secara sepihak yang merugikan masyarakat, kemudian juga PPJ yang selama ini ditarik berbarengan dengan pembayaran rekening listrik pada setiap pelangganya se Kabupaten Kendal yang jumlah totalnya sebanyak 123.995 pelanggan dengan rincian pelanggan paska bayar 88.638 orang dan 35.355 orang sebagai pelanggan konvensional dengan total pendapatan PPJ yang disetor ke Kas Pemerintah Kabupaten Kendal hanya sebesar Rp 33 Milyaran.

Namun ketika hal ini dipertanyakan ke pejabat PLN Kendal justru sikapnya tak etis dan kurang profesional yang tidak mencermikan sebagai perusahaan publik.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close