APBMI Jateng akan diterima DPRD Semarang

 

KETUA APBMI JATENG, ROMULO
KETUA APBMI JATENG, ROMULO


Semarang, Jantramas.com – Kasus di GM Pelindo III Tanjung Mas Semarang nampaknya akan bertambah panas. Setelah  PT Pelindo III melakukan aksi unjuk rasa di kantornya,  disusul  pengajuan tersangka TS mempraperadilankan Polda Jateng, kini giliran Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia ( APBMI) Jateng yang mengadukan nasibnya ke DPRD Kota Semarang.

Menurut Ketua APBMI Jateng, Romulo Simangunsong,  pengaduannya ke DPRD Semarang telah mendapat respon. " Besok ( Kamis 9/6) kami beserta para pengusaha Maritim Pelabuhan semarang akan diterima DPRD Kota Semarang untuk mengadukan ulah kesewenang-wenangan Pelindo yang telah menyerobot lahan nafkah kami secara ilegal," tuturya.

Kata Romulo, pengaduan ke Dewan, itu dilakukan karena semua perusahaan bongkar muat yang telah berizin,  saat ini setiap tahunnya membayar pajak. Dan  hampir seluruh karyawannya yang diperkirakan berjumlah 800 an orang dari 26 Perusahaan bongkar muat (PBM) mayoritas warga semarang,

" Kami selama ini memberikan income untuk Jateng dah memperjuangkan nasib 800 karyawan dibawah naungan 26 perusahaan.  Lalu bagaimana nasib kami jika lahan nafkah kami diserobot pihak lain yang tak berizin,  " ujar Romulo.

Sementara  Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi membenarkan jika APBMI beserta para pengusaha Maritim Pelabuhan Tanjung Emas Semarang akan diterima Kamis (9/6) siang di Gedung DPRD Kota Semarang.

Sebagaimana diberitakan, GM PT Pelindo III Tanjung Emas Semarang, TS akan tetap melakukan Pra Peradilan atas kasus yang dideranya di Pengadilan Negeri (PN) Kota Semarang pada senin mendatang. " Rencana senin depan , kami sedang menyiapkan bahan-bahan untuk sidang.," ungkapnya melalui pesan singkat.

Pihak Pelindo III Semarang menolak atas ditetapkannya salah seorang pimpinannya menjadi tersangka bongkar muat ilegal oleh Penyidik Polda Jateng.  Mereka  melakukan aksi dikantornya, , dan melakukan Pra Peradilan melawan Polda Jateng.

Padahal apa yang dilakukan Penyidik Polda Jateng yang telah menetapkan tersangka GM Pelindo III dinilai sudah tepat dan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,  sebagaimana dikatakan Pengacara APBMI Jateng,Aan.

Kata Aan,  penetapan tersangka oleh Penyidik Polda sudah tepat," apa yang dilakukan Polda jateng sudah tepat, namun jika mereka akan mempra peradilankan, itu hak mereka," tuturnya.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close