Pemuda Pancasila  akan bela Warga Kebonharjo Semarang

Semarang- JM News. Setelah Pihak DPRD Kota Semarang yang mengajak para assoiasi Pengacara untuk membela Warga Kebonharjo Semarang yang tanahnya digusur, kini justru giliran Ormas Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang yang juga  telah siap untuk membela  korban penggusuran Kebonharjo Semarang. Hal ini sebagaimana disampaikan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Semarang, Joko Santoso yang menyatakan kesiapannya untuk membela secara hokum para korban penggusuran Warga Kebonharjo atas penertiban lahan yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI).” Kami mendukung apa yang dilakukan DPRD  yang mengajak lembaga bantuan hukum untuk membela para korban penggusuran, kami khan juga ada lembaga hukumnya Mas,” ” ujarnya kepada Pers di Semarang.

Sementara itu  sebelumnya Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi memang sempat menyampaikan pendapatnya terkait kasus penggusuran di Kebonharjo Kota Semarang  yang menurutnya harus ada pembelaan hukum  kepada warga yang terkena penggusuran,”  Kami akan melibatkan beberapa asosiasi pengacara untuk bisa mendampingi warga Kebonharjo yang terkena  gusuran,” ujarnya kepada pers.




Budi Kiatno,SH . Tim Advokat Pemuda Pancasila Jateng
Budi Kiatno,SH . Tim Advokat Pemuda Pancasila Jateng



Ditempat terpisah Tim Advokat Pemuda Pancasila Jawa Tengah, Budi Kiatno  membenarkan pihaknya akan melakukan pembelaan  korban  warga Kebonharjo atas semena-mena  PT KAI Daop IV Semarang yang telah melakukan eksekusi gusur lahan warga, padahal eksekusi sejatinya hanya bisa dilakukan Pengadilan Negeri,” Itu perbuatan semena-mena yang harusnya pihak Pengadilan yang mengeksekusi, karena tanah tersebut khan masih sengketa. Makanya warga melawan atas ulah PT KAI yang menngusur mereka, makanya kami akan bela warga atas perbuatan  Pihak KAI yang melawan hukum ,” tuturnya .  Selanjutnya Budi pun menyayangkan  sikap aparat kepolisian  yang seolah dikendalikan pihak PT KAI yang meminta pengamanan penggusuran yang akhirnya berdampak bentrok  Warga melawan Aparat Keamanan,” Aparat kepolisian diduga telah melakukan abuse of fower (Red: Penyalahgunaan kekuasaan) untuk menggusur warganya, makanya dalam kasus ini mestinya Propam segera turun tangan atau kami akan melaporkannya,” imbuhnya.  

Selanjutnya memang hingga saat ini dilokasi bekas rusuh bentrok penggusuran Kebonharjo suasana mulai tenang, namun masih banyak warga setempat yang juga  trauma. Dan beberapa saksi kerusuhan juga sudah diperiksa aparat kepolisian, karena pada saat kerusuhan tersebut ada sejumlah 7 (tujuh) orang dari aparat kepolisian yang luka-luka dan masuk Rumah Sakit. Sedangkan dari pihak warga setempat pun ada 1 (satu) orang yang meninggal yang diduga shock dan jantungan. Sedangkan pihak PT KAI  Daerah Operasi IV Semarang yang mengklaim tanah tersebut miliknya juga mengikuti hasil kesepakatan beberapa pihak agar menunda sementara penggusuran. 

(Tim JantraMas.Com Semarang)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close