Wow…Anggaran Penyeberangan Pelabuhan Kendal capai Rp 6 Milyar.

Kepala Dinas Perhubungan kendal, Subarso foto:Rd/Jm
Kepala Dinas Perhubungan kendal Subarso


Kendal- JM.
Setelah diresmikan menjadi Pelabuhan khusus Penyeberangan kendal ke kumai oleh Menteri Perhubungan RI, Jonan beberapa waktu lalu.

Kini Pelabuhan Kendal resmi telah beroperasi sejak 2 (dua) bulanan lalu.Namun dalam pelaksanaannya dinilai banyak pihak tidak menguntungkan dan terkesan dipaksakan yang hanya menghambur-hamburkan Uang Rakyat.

Hal ini sebagaimana disampaikan Aktifis Kendal, Novel Basyai yang sangat menyayangkan dana untuk proyek penyeberangan kendal ke kumai tersebut yang menghabiskan dana Rp 20 jutaan setiap perjalanan kapalnya.

,"Padahal 2 (dua) kali perjalanan penyeberangan dalam seminggunya, jika ditotal setahun sudah berapa uang rakyat yang digunakannya," ujarnya.

Menurut Novel lagi, mestinya dana sebesar itu lebih baik digunakan untuk rakyat yang membutuhkan yang dapat digunakan sebagai upaya peningkatan ekonomi kerakyatan," dana sebesar itu baiknya digunakan peningkatan perekonomian Rakyat, daripada dihambur-hamburkan," imbuhnya. Senada juga disampaikan Aktifis Kendal lainnya, Imam Subagyo yang menilai proyek penyeberangan di Pelabuhan Kendal tersebut hanya akal-akalan Bupati Kendal yang baru untuk pencitraan," itu khan proyek pencitraan Bupati baru, uang rakyat koq dihambur-hamburkan," tuturnya.

Ditempat terpisah Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Subarso membenarkan, jika Pelabuhan Kendal telah mendapat subsidi sebesar Rp 6 Milyar untuk dana operasional Penyeberangan Pelabuhan Kendal ke Kumai, namun dana tersebut pengelolaannya langsung dari pusat yang digunakan operasional kapal Bodri yang beroperasi seminggu 2 (dua) kali layar,

" Ya disubsidi dari pusat untuk operasional kapal penyeberangan Mas," tuturnya. Ditambahkan Subarso, proyek ini hanyalah perintis untuk mengawali beroperasinya pelabuhan niaga dan layanan angkut ke pulau karimunjawa," ini khan proyek penyeberangan awal yang selanjutnya akan berkembang untuk memacu pengembangan lahan pelabuhan seluas 740 Hektar," imbuhnya.

Dalam penelusuran jantramas.com memang sejak dicanangkannya Pembangunan Pelabuhan Kendal dimasa Pemerintahan Bupati Hendy Boedoro yang hingga kini telah menelan dana sebesar Rp 600 Milyar yang disokong APBD Kendal mencapai Rp 160 Milyar merupakan Proyek Fantastis yang melibatkan 4 (empat) Bupati Kendal yang prospeknya bisa menggeser arus layanan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang kini semakin terkendala kemacetan dan Banjir Robnya.

Dan rencananya pelabuhan Kendal akan melakukan pengembangan lahannya mencapai luasan 740 hektar dengan kedalaman kolamnya 12 Meter yang bangkitan muatan barangnya diprediksi berasal dari Kawasan Industri Wijayakusuma, ungaran, Batang, yogya, Solo, Batang dan Kawasan Industri Kendal yang diperkirakan mencapai 1000 kontainer dan 500 ribu tonase setiap harinya

Menhub RI Jonan saat meresmikan Pelabuhan Kendal. foto:Rd
Menhub RI Jonan saat meresmikan Pelabuhan Kendal. foto:Rd

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close