Blunder Afri Buyarkan Kemenangan Siwo PWI Jateng atas AOS Pakintelan FC Skor 3 – 3

Kemenangan Siwo PWI Jateng atas AOS Pakintelan sebenarnya sudah di depan mata. Blunder Afri Rismoko dua menit menjelang bubaran, membuyarkan impian Siwo meraih angka penuh. Hasilnya, dua tim bermain imbang skor 3 - 3.

Tiga gol Siwo seluruhnya terjadi di babak ke-2 masing-masing diciptakan Trinil menit ke-60, Imam Ababil menit ke-75, dan Wahyu Bambang Pukesmas menit ke-80.
Gol AOS dicetak Indra menit ke-15 dan 88 dan Priyono menit ke-30.
Laga persahabatan yang berlangsung di Lapangan Sitrombo Pakintelan, Jumat (26/11) berlangsung seru dan hujan kartu kuning.
Hal itu wajar, selain lapangan licin karena basah diguyur hujan. Juga sebagai ajang adu gengsi, karena laga sore kemarin adalah partai revans dimana Siwo ingin mempertahankan kemenangan. Adapun AOS tidak ingin kalah untuk yang kedua kalinya.
Sejak wasit Sulhani meniup tanda kick off, kedua tim berinisiatif melancarkan serangan langsung mengarah ke jantung pertahanan. Mengingat lapangan basah, menyulitkan kedua tim mengembangkan permainan.
Barisan pertahanan Siwo yang diisi Rony Yuwono, Fery, Afri, dan Wahyu Arnold cukup efektif dengan melakukan gerakan sapu bersih.
Gol pertama bagi AOS sebenarnya tidak perlu terjadi, kalau saja tidak ada kubangan air di depan gawang Siwo. Ketika bola di back pass ke penjaga gawang, bola nyangkut dikubangan. Striker AOS Indra dengan kecepatannya berhasil memanfaatkan peluang dengan melesatkan bola ke sudut kiri gawang Siwo yang dijaga Linggar.
Gelandang pengangkut minyak Gunawan dan Aji Gempal, berusaha mengalirkan bola ke lini depan Siwo. Berkat kesigapan penjaga gawang Totok dan rapatnya pertahanan AOS Puji, Jamal, Yono dan Londo, setiap serangan berhasil diamankan.
Gol kedua bagi AOS tampak jelas berbau offside. Saat serangan balik, ada satu pemain yang mendahului saat bola dioper. Barisan belakang Siwo membiarkan, tapi wasit mendiamkan tidak meniup tanda offside. Dengan mudah Priyono menambah keunggulan AOS menjadi 2 gol.
Menginjak babak kedua Yusak dimasukkan mendampingi Gunawan sebagai gelandang bertahan. Aji gempal diproyeksikan menjadi gelandang serang. Rony kembali ke khitahnya sebagai center bek. Sayap masih dipercayakan ke Imam dan Kholison.
Formasi yang tadinya 4 4 2 dirubah 3 5 2 pertahanan Siwo semakin sulit ditembus dan lebih efektif dalam serangan.
Lewat serangan sinergi dimulai bek kiri Afri, bola didorong ke sayap Iman. Imam sodorkan ke Trinil, dengan kecepatannya Trinil menyisir melewati dua pemain lawan, bola di shooting keras menghujam masuk tanpa bisa ditepis kiper AOS.
Gol kedua Siwo melalui serangan yang terkoordinir memanfaatkan lebar lapangan. Bola mengalir dari kaki Ferry, bola diumpan ke Yusak. Bola di wallpas ke Kholison, bola tarik diterima Aji. Imam maju kedepan, dari sudut sempit Imam menjebol gawang AOS menyamakan kedudukan 2-2.
Siwo semakin meningkatkan itensitas serangan. Gunawan Cs mengurung pertahanan lawan.
Gol ketiga Wahyu BP pecah telur. Setelah umpan crossing Imam, dimanfaatkan sundulan kepala Wahyu BP yang sulit dijangkau kiper Totok.
Tercatat ada 3 peluang emas yang gagal dimanfaatkan barisan depan Siwo. Tendangan Trinil, Wahyu, dan Kholison yang tinggal berhadap hadapan dengan kiper melenceng.
Sayang, waktu tinggal dua menit. Afri melakukan blunder, bola dari kiper bukannya segera diumpankan ke teman terdekat. Tapi berusaha melewati striker AOS Indra. Ternyata bola berhasil diserobot, dengan mudah bola diceploskan ke gawang Linggar.
Sampai wasit meniup peluit panjang kedudukan imbang 3-3.
Koordinator Tim Bola Siwo Gunawan mengaku, salut dengan semangat, juang Linggar dkk. "Dengan pemain yang ngepres. Kita bisa memberikan perlawanan yang berarti. Kita tidak melihat kalah menang, yang penting progres permainan semakin hari terus meningkat," paparnya.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close