Faktor Non Teknis Tim Siwo PWI Jateng Kurang Beruntung Di Latber Nasional Siwo PWI Di Yogyakarta

Meski menguasahi pertandingan Siwo PWI Jateng harus rela menerima kekalahan dari tim tuan rumah Siwo Yogyakarta skor 3 - 2 dalam Latber Nasional di Lapangan Kenari Yogyakarta, Jumat (12/11). Tiga gol DIY diciptakan Agung Basuki menit ke-5 dan 18 dan Huda Sungsang menit ke-75. Gol balasan Jateng seluruhnya diborong Ahsan Mustofa menit ke- 60 dan 70 .

Pada penampilan kedua Tim Siwo Jateng, kembali dipaksa menelan pil pahit ditaklukkan Tim Siwo PWI Riau 1 - 0 .
Kekalahan Siwo Jateng sebenarnya tidak perlu terjadi kalau saja wasit bersikap adil dalam memimpin pertandingan.
Pada laga pertama melawan Siwo DIY berlangsung pagi hari, tim Siwo Jateng yang dilatih coach Andi Sugiarto dan Aji Irawan menurunkan pemain terbaiknya. Lini depan diisi Wawan Kudus, Wahyu BP, gelandang Erwin, Gunawan,Komari, Wahyu, Rembang dan Kapten Tim Ahsan, belakang Rinto, Rony Y, Afri dan Ian.
Dampak tidak terbiasa bermain dipagi hari dan guyuran hujan sepanjang pertandingan. Anak-anak Jateng bermain hati-hati, namun baru berjalan sekitar 4 menit, lini belakang Jateng, dikagetkan dengan serangan cepat anak asuh Irwan. Pemain Jateng yang belum panas, diglontor dua gol menit ke- 4 dan 10. Ini murni kesalahan pemain belakang Jateng, yang gagal mengantisipasi serangan balik lawan.
Ketinggalan 2 gol, Ahsan dkk mulai bangkit, Wahyu Rembang dan Gunawan tampil prima menguasahi lapangan tengah. Didukung dua wingnya naik turun memberikan umpan crossing kejantung pertahanan lawan. Namun sayang dewi fortuna belum berpihak ke Siwo Jateng. Beberapa scrimed dan shooting keras dari kaki Ahsan, Wahyu maupun Wawan hanya melambung dan sebagian lagi berhasil di tepis Kiper DIY.
Memasuki babak kedua, terjadi pergantian pemain masuk striker Umbaran menggantikan Wahyu BP, posisi belakang Rony keluar diganti Musyafa,
Rotasi yang dilakukan coach Andi berhasil meningkatkan tempo permainan. Tim Jateng berusaha mengurung pertahanan DIY dengan crossing dari lini sayap Erwin dan Afri. Gempuran tiada henti, menjadikan seluruh pemain DIY ditarik mundur haya meninggalkan Agung Basuki didepan.
Pemain Energik Ahsan dengan canon balnya, akhirnya melepas kebuntuan dengan gol pertama menit ke 60 . Permainan baru berjalan 10 menit, lewat gerakan lincahnya, Ahsan kembali menggetarkan gawang DIY skorpun imbang 2-2.
Jateng tidak mengendorkan serangan. Tercatat ada 3 kali pelanggaran dikotak pinalti berupa dorongan dan tarikan hingga pemain Jateng terjatuh. Namun wasit mendiamkan tetap play on.
Protes, tidak direspon, bisa ditebak akhirnya timbul kericuhan. Namun hal ini tak berlangsung lama dan pertandingan kembali dilanjutkan.
Karena kurang konsentrasi akibat faktor non teknis. Pada menit-menit akhir, lewat serangan balik gawang Jateng yang dijaga Wahyu Metro kembali dibobol skor berubah 3 - 2
Melawan Tim Siwo Riau pada sore hari, ditempat yang sama, kepemimpinan wasit hampir terlihat tidak ada bedanya, Jateng kembali kecewa dengan putusan wasit. Libero Ian Firhanusa jelas terlihat bersih menyapu bola dikotak terlarang. Tapi wasit menunjuk titik pinalti. Bisa ditebak, protes keras berlanjut dan pertandingan sempat terhenti.
Pelatih maupun official Jateng mengintrusikan agar menerima keputusan wasit. Dan fokus untuk menyamakan kedudukan.
Berawal dari serangan yang dibangun dari lini tengah. Terjadi scrimed, bola liar mendatangi Wahyu Rembang yang berdiri bebas, dengan tendangan kaki kirinya bola ditendang diarahkan ketiang jauh dan gol.
Betapa kagetnya, Hakim garis mengangkat bendera tanda offside. Wasit menganulir gol, sontak muncul protes. wasit tetap kekeh pada pendiriannya.
Pelatih Siwo Jateng Andi sugiarto mengucapkan terimakasih kepada seluruh pemain. "Kalian sudah bermain bagus, kita menguasahi pertandingan. Kalau wasit lebih jeli, kita bisa dapat poin penuh," papar Andi.
Ketua Siwo PWI Jateng, Erwin Ardian, mengharapkan dibawah koordinator sepak bola Gunawan, agar lebih giat berlatih. Karena pada bulan Februari tahun depan, berkaitan HPN di Solo akan diselenggaran Liga Siwo Sejawa Bali.
" Saya salut kepada teman-teman semua. Jangan patah semangat, kita akan juara di Solo Februari besok," tegas Erwin memberikan semangat.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close