Akses menuju Dua Dukuh di Desa Kedungsuren sulit dilewati.

IMG-20181026-WA0000Kendal-JM.. Warga Dukuh Glandang dan Dukuh Plalangan Desa Kedungsuren Kecamatan Kaliwungu Selatan Kendal mengeluhkan akses menuju daerahnya sulit dilalui, bahkan terkesan abai dari perhatian Pemerintah Kabupaten Kendal. Hal ini sebagaimana diungkapkan Seorang Warga, Tukijo yang merasa prihatin atas kondisi daerahnya yang hingga kini masih sulit aksesnya berbeda dengan kemajuan Desa-desa tetangga lainnya,"'Padahal saat ini sudah era globalisasi, tapi Desa Kami masih begini. Warga mau beraktivitas masih sulit," ujarnya. (Kamis,25/10). Menurut Tukijo, sebenarnya Warga di Desanya hanya ingin diperhatikan Pemerintah Kendal agar mudah dalam beraktivitas kesehariannya," Pernah ada yang akan melahirkan, karena sulitnya jalannya menuju ke Puskesmas. Kemudian lahiran diperjalanan, untungnya bayinya selamat," imbuhnya. Sementara itu Sekda Kendal, M. Toha merespon keluhan Warga Desa Kedungsuren tersebut, bahkan dalam waktu dekat akan memerintahkan Dinasnya untuk mengecek lokasi," Biar dicek kadinas PUPR apakah jalan tersebut kewenangan kabupaten atau desa," ujarnya. (Kamis,25/10). Dalam penelusuran Media ini, memang akses jalan dua dukuh di Desa Kedungsuren cukup memprihatinkan, karena sulit dilewati secara.normal , karena jika hujan licin dan jika kemarau penuh debu . Sedangkan panjang jalan diperkirakan hampir mencapai 2,5 kilometer menuju pusat Balai Desanya. Padahal jalan tersebut merupakan.akses satu-satunya bagi warga dalam melakukan kegiatan sehari-harinya, termasuk juga pulang pergi para siswa bersekolah dan perekonomian Warga setempat. (Joko-Kendal)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close