ALumni Smansa 84 berhasil membentuk kepengurusan

Alumni SMA Negeri 1 Semarang Angkatan 1984 baru saja mengukir sejarah dengan membentuk kepengurusan alumni untuk pertama kalinya sejak kelulusan alumninya 37 tahun yang lalu. Setelah berkali-kali menyelenggarakan reuni dan beberapa kegiatan social, semakin terasa pentingnya suatu kepengurusan resmi alumni karena semakin banyaknya kegiatan dan bahkan adanya wacana membentuk usaha Bersama. Ditambah lagi bahwa sebagian besar alumninya sudah/ akan pension dan tersebar di seluruh penjuru negeri. Keinginan untuk membentuk wadah alumni sebagai sarana silaturahmi dan komunikasi semakin terasa.

Akhirnya setelah melalui beberapa kali rapat, para wakil kelas yang terdiri dari 7 kelas IPA dan 3 kelas IPS, pada hari Minggu, 17 Januari 2021, akhirnya berhasil terpilih ketua dan wakil ketua Dewan Pengurus dan Ketua / Wakil Ketua Dewan Pengawas Ikatan Alumni Smansa 84 Semarang. Dalam situasi pandemi covid, para pemilih yang mewakili 10 kelas dan berdomisili di bandung, Jakarta, Yogya, semarang dan kota-kota lain, memberikan suaranya via Zoom. Adapun kandidat yang lolos di proses penjaringan adalah 7 kandidat Dewan Pengurus dan 8 Kandidat Dewan Pengawas. Dalam suasana kekerabatan dan kekeluargaan, yang diselingi dengan canda tawa, akhirnya para pemilik suara berhasil memilih Ketua Pengurus, Didik Pebrianto dan wakilnya Eko Adi Sarwoko, dan untuk Dewan Pengawas, Ketua terpilih adalah Yan Komal dan wakilnya Didik Methana.
Diharapkan ke depan, Ikatan alumni ini akan dapat memberikan kontribusi positif baik kepada para alumni maupun ke khalayak yang lebih luas. Setelah terpilih, para pengurus dan pengawas akan segera melakukan konsolidasi, melengkapi organ kepengurusan, membentuk alamat secretariat serta menyusun program-program yang dapat mensejahterakan anggota sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Dalam kaitan ini, Ketua pengurus Didik Pebri berkata, ” Dengan terpilihnya saya, saya akan berkoordinasi dengan wakil saya, dan dalam tempo secepatnya akan melengkapi organ organisasi, termasuk usulan saya untuk adanya Dewan Pembina,” Ujarnya.
Sedangkan ketua pengawas terpilih, Yan Komal menimpali, “ Saya senang proses pemungutan suaranya demokratis, penuh semangat kebersamaan dan semua bebas berpendapat. Tinggal kedepannya, kami dari pengawas akan memonitor dan mendampingi para pengurus dalam menjalankan organisasi, agar selalu berjalan diatas rel yang benar dan mencapai visi misi organisasi dengan optimal”

Ditemui di tempat terpisah, Ketua Panitia Pemilihan, Andiantono menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan semua pihak dari proses penyusunan tatib, penjaringan kandidat sampai ke tahap pemungutan suara. “Memang tidak mudah menampung aspirasi dari 10 kelas dengan total lulusan sekitar 300 orang. Namun dengan dukungan semua pihak, alhamdulilah semua proses dapat berjalan lancar meskipun tentunya prosesnya melalui riak-riak kecil, tapi itulah demokrasi. Masukan dan kritikan konstruktif akan semakin memperkaya hasil” ujar Andi lega.
Diakui memang tidak mudah membentuk kepengururan yang mewakili semua suara anggota di saat sedang tingginya angka penderita covid di beberapa kota di Indonesia. Adanya aplikasi broadcast dan vidcon online sangat membantu lancarnya komunikasi dan pertukaran informasi, bahkan acara pemungutan suaranya pun bisa dilihat oleh semua alumni di seluruh pelosok negeri melalui aplikasi youtube. “alhamdulilah walau pandemic sedang merajalela, kami tidak ada yang terpapar dalam proses pemungutan suara ini, karena semua sudah online, tidak melalui tatap muka dan selalu memperhatikan protokol kesehatan” tutup Andi mengakhiri wawancara.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close