Antisipasi KKN, GNPK Kota Semarang Buka Posko Pengaduan Penerimaan Guru Non Pegawai di Kota Semarang

Semarang-JM. Dalam rangka mengantisipasi Kolusi Nepotiisme (KKN) dalan penerimaan Calon Pegawai Kontrak/Guru Non Pegawai Negeri Sipil (GNP) di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang tahun anggaran 2019 ini, Perkumpulan Gerakan Nasional Pemberatansan Korupsi (GNPK) Kota Semarang membuka Posko Pengaduan masyarakat.

Posko ini dibuka setiap hari kerja di sekretariat GNPK Kota Semarang jalan HOS Cokroaminoto No. 23 Semarang, Hp/wa. 085641592711, 081227152529.

Seperti Informasi yang telah tersebar di group wa, bahwa disdik Kota Semarang membuka pendaftaran Non ASN Guru 17 - 19 Agustus 2019.

Ketua GNPK Kota Semarang, Ayik saat ditemui di kantornya sabtu (17/8) mengatakan, GNPK Kota Semarang akan mengawal penerimaan GNP di lingkungan Dinas Pensidikan Kota Semarang Tahun Anggaran 2019 dari pelaksanan tes hingga hasil kelulusan.

"Kita kawal penerimaan Non ASN ini hingga benar-benar bebas KKN," katanya.

"Kita tau, banyak rumor berkembang bahwa yang diterima dalam perekrutan Non ASN di lingkungan OPD Pemkot Semarang syarat dengan KKN. Ini yang harus kita awasi bersama," pintanya.

Ayik menambahkan, perekrutan Non ASN di lingkungan OPD di Pemkot Semarang merupakan solusi pemerintah pusat dalam memberikan kebijakan kab/kota untuk mengisi kekurangan pegawai yang memasuki purna. Tapi sayangnya banyak dimanfaatkan pejabat untuk memasukan kerabatnya.

Ini sangat menyakitkan dan menutup peluang masyarakat awam yang ingin bekerja menjadi Non ASN di lingkungan OPD Pemkot Semarang," tandasnya.

"Secepatnya GNPK Kota Semarang akan melakukan audensi dengan Walikota Semarang berkenaan dengan penerimaan Non ASN ini. Karena ke depan kami ingin perekrutan ini benar-benar transparan dan memberikan azas keadilan bagi masyarakat kota Semarang. (Reso)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close