Bapak Pembangunan Kendal, Hendy Boedoro tutup usia

Mantan Bupati Kendal Hendy Boedoro
Mantan Bupati Kendal Hendy Boedoro


Kendal-JM. Mantan Bupati Kendal, Hendy Boedoro  telah meninggal dunia diusia 60 tahun  pukul 13.35 Wib di Rumah Sakit Telogorejo Semarang (Minggu,16/7). Mantan orang nomor satu di kabupaten Kendal tersebut  sering dijuluki Bapak Pembangunan Kendal, karena beberapa proyek mercusuar di Kendal telah dirintis sejak kepemimpinannya. Diantaranya berupa Pembangunan Pelabuhan Kendal,  Terminal Bahurekso, Stadion Kendal serta Kawasan Industri Kendal (KIK) yang kini telah dimulai pembangunannya  dan  telah menjadi perhatian dunia. Hal ini diakui Bupati Kendal, Mirna Annisa dalam sambutannya menyatakan bahwa Kendal tidak akan bisa sehebat ini, jika tanpa perubahannya,” Kami atas nama Masyarakat Kendal mengucapkan terimakasih atas jasa-jasa beliau, tanpa beliau Kendal tak akan berubah,” ungkapnya.

Senada juga disampaikan Walikota Semarang, Hendar Prihadi yang merasakan selama ini perjuangan almarhum dalam memajukan Kendal sangat visioner. Semua ini terbukti dengan beberapa pembangunan yang telah dirintis selama kepemimpinannya,” Beliau memang pemimpin visioner yang dapat dilihat dari beberapa Perda Kendal yang mampu membangun Pelabuhan Kendal dan Kawasan Industri Kendal, beliaulah yang merintisnya,” ungkapnya dalam sambutannya dirumah duka.

Sementara itu salah seorang keluarga Almarhum pun, Asep Diamonde merasakan sosok Almarhum sangat familiar dengan siapapun, seolah tak pernah ada gurat kemarahan dalam setiap bertemu dengan siapapun.  Baik kepada kawan maupun lawannya,” Saya masih teringat senyum manisnya almarhum kepada siapapun tanpa pandang bulu, kemarin saat jenazahnya diangkat, beliau juga tersenyum Mas,” ungkapnya.

Dalam Pantauan Media ini, memang suasana para pelayat yang datang di Rumah Duka yang terletak di Jalan Cangkiran No. 2 Kota Semarang membludak  dan sempat memacetkan arus lalu lintas diseputaran terminal cangkiran, bahkan beberapa rumah warga, halaman kelurahan dan halaman sekolah Dasar yang ada diseputaran rumah duka penuh dengan kenadaraan para pelayat. Mereka datang dari berbagai kalangan yang mengenal atas kebaikan Almarhum selama hidupnya. ,” Saya  tak menyangka, banya banget yang melayat mas,” ujar Feby salah seorang keponakan Almarhum.

Sebagaimana diketahui  sosok Hendy Boedoro yang murah senyum dan dekat dengan semua kalangan masyarakat ini  sebelum meninggal telah dirawat di Rumah Sakit beberapa kali , karena penyakit diabetes yang dideritanya. Dan belakangan juga Dia mengidap penyakit gagal ginjal yang setiap saat harus rutin cuci darah sehingga pada akhirnya  sempat kritis tak sadarkan diri yang harus menempati ruang ICU. Kemudian setelah dirawat sekian lama, Hendy pun menghembuskan nafas terahirnya pada Minggu Siang di RS Telogorejo Semarang

Hendy yang sebelumnya beristri Widya Kandi Susanti  mendapatkan empat orang anak, masing-masing bernama Falah Widya Yoga Pratama, Bintang Yudha Daneswara, Euis Cintya Paramita, dan Chelsea Nindya Pramesthi. Sedangkan  dari Istri barunya bernama Fransiska Kumalasari Gunawan dikaruniai  seorang putri yang masih Balita bernama Aishwarya Charlotte. Selamat Jalan  Bapak Perubahan Kendal ..Semoga tenang disisi-NYA. (Tim Media)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close