Bawaslu Minta Masyarakat Awasi Pilkada 2020.

Bawaslu Minta Masyarakat Awasi Pilkada 2020.

Kendal, JM. Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kendal, Ubaidillah mengajak segenap element Masyarakat untuk terlibat dan mensukseskan jalannya pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kendal tahun 2020.
“Bawaslu di Pilkada berkewajiban melakukan pengawasan sesuai undang-undang, dan kami mengajak semua elemen masyarakat untuk turut serta mengawal dan mengawasi Pilkada Kendal 2020 ini,”ujarnya .
Sementara itu, Kasie Bina Politik dan Hubungan Antar Lembaga Kantor Kesbangpol Kendal, Ardi Lukiyarso menyampaikan, pentingnya memberikan pemahaman, pengetahuan akan kesadaran masyarakat dalam menghadapi pemilu.
“Tahun ini Kendal menghadapi 2 (dua) even penting yakni Pilkades pada bulan Maret ini dan pilkada pada September mendatang,” ujarnya.
Dua even penting yang sebentar lagi dihadapi masyarakat Kendal, menurut Ardy bisa sukses jika partisipasi masyarakat tinggi.
“Peran partisipatif masyarakat sangat diperlukan untuk suksesnya Pilkades dan Pilkada Kendal tahun ini,” tandasnya.
Selanjutnya Sitta Saraya sebagai narasumber dari akademisi mengatakan pengawasan pemilu merupakan hal yang penting karena merupakan amanat dari rakyat kepada pengawas pemilu, pengawasan diperlukan untuk mencegah kerapuhan demokrasi dan kecurangan dalam pemilu. Oleh karena itu dalam melakukan pengawasan sangat diperlukan di zaman sekarang ini.
"Pengawas pemilu harus mengetahui, membaca dan memahami aturan Hukum tentang Pemilu. Aturan yang dimaksud bukan hanya Undang-Undang, tetapi juga Peraturan Bawaslu,” jelasnya. Ditempat terpisah Aktivis LSM Kendal, Rahmat Da'wah meminta Bawaslu untuk betul-betul bekerja keras dalam pengawasan di Pilkada. Karena diduga budaya yang mengarah ke Money Politik sering terdengar, namun selama ini nampaknya belum bisa menangkap para pelakunya," infonya Khan setiap Pilkada diduga sarat dengan Money Politik, tapi nyatanya adem aja tidak ada yang ditangkap, Saya minta kedepan agar lebih fokus dan seriuslah," ungkapnya. Bahkan Rahmat juga mengeluhkan ASN atau aparat lainnya dalam Pilkada untuk menunjukkan Netralitasnya," Saya berharap Netralitas ASN dan Aparat lainnya di Pilkada sangat diperlukan untuk memelihara Iklim Demokrasi. Karena saat ini di Pilkades juga ada laporan pihak Perangkat, Panitia serta BPD ada yang memihak salah satu Balon Kadesnya. Ini Khan tidak fair dan harus diusut tuntas," tegasnya. Dalam Pantauan Media ini, Rakor Bawaslu dalam Pengawasan Pilkada Tahun 2020 ini digelar (Senin,2/3) di Hotel Sae Inn Kendal yang dihadiri berbagai komponen, baik dari TNI, Polri, Kesbangpol maupun Tokoh-Tokoh Kendan, baik yang Muda maupun yang Tua. Namun sangat disayangkan Rakor ini nampaknya tidak mengundang Para Aktivis LSM yang ada di Kabupaten Kendal.
( TIM)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close