Berantas Korupsi, GNPK Kota Pekalongan Siap Bersinergi bersama APH

Pekalongan- JM. Dalam rangka melakukan peran serta Masyarakat untuk memberantas Korupsi. Dewan Pimpinan Kota ( DPK) Kota Pekalongan melakukan silaturahmi guna bersinergi pemberantasan Korupsi bersama Aparat Penegak Hukum ( APH) di Kota Pekalongan. Hal ini sebagaimana diungkapkan Wakil Komandan ( WADAN) Satuan Tugas ( Satgas) Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi ( GNPK) Kota Pekalongan, Fery yang menyatakan kesediaannya untuk bersinergi bersama Institusi Penegak Hukum di Kota Pekalongan," Kami siap bersinergi bersama APH untuk berantas Korupsi," ujarnya. (Senin,15/6). Selanjutnya Fery juga menjelaskan Sebagai lembaga Sosial Kontrol Gerakan Nasional Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (GNPK) yang bermarwahkan sebagai lembaga anti rasuah ( anti korupsi ), selalu mengedepankan azaz musyawarah mufakat dalam setiap keputusan serta mengedepankan konfirmasi dan koordinasi terkait dengan segala hal yang bersubstansi dugaan penyelewengan pada sebuah masalah yang ada.
Melihat populasi / komunitas kehidupan yang berinteraksi antar individu baik personal maupun tingkat lembaga pemerintahan, yang bersifat penyelewengan sehingga dapat berakibat merugikan keuangan negara, melalui program kerja di daerah maupun di pusat.
Dari sinilah kemudian terlahir lembaga di semua daerah Kota / Kabupaten di Indonesia yang memiliki gerakan berbasis
lingkungan masyarakat untuk menjadi Pengontrol pemerintah dalam rangka pemberantasan korupsi," Tentunya semua yang Kami lakukan disesuaikan dengan Arahan serta rekomendasi dari GNPK Pusat maupun Propinsi agar Kami bisa bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum dalam membasmi Korupsi di daerah," imbuhnya. Dan sejauhmanakah, sepak terjang GNPK sebagai sebuah gerakan sosial kontrol, yang dalam pengamatan Fery menggunakan model
kualitatif deskriptif, dengan sumberdata berupa hasil wawancara dan dokumentasi, "GNPK Kota Pekalongan merupakan
organisasi non pemerintah yang tumbuh dan berkembang sebagai sebuah gerakan sosial kontrol yang muncul menggunakan 3 (Tiga) strategi dalam pemberantasan
korupsi yakni, pencegahan, penegakan hukum serta pendidikan anti korupsi," tandasnya.
Diketahui selama ini sebagai lembaga anti rasuah, GNPK Kota Pekalongan tetap bersinergi dengan jajaran Forkompinda Kota Pekalongan dalam mengawasi dan mengantisipasi adanya dugaan penyelewengan anggaran baik dari pusat maupun pemerintah daerah sendiri,
Hal ini juga diungkap dalam kesempatan Silahturahmi dengan Kapolresta Kota Pekalongan, AKBP Egi Adrian Suez SH.SIK beberapa waktu lalu yang memberikan apresiasi atas kinerja GNPK Kota Pekalongan dalam turut serta memberantas Korupsi. Bahkan Kapolresta juga memberikan bimbingan secara langsung tentang bagaimana menyikapi sesuatu hal yang masih dalam taraf dugaan harus berhati hati dan di kaji terlebih dahulu, sebelum menjadi berkas pelaporan atau pun pengaduan kepada pihak penegak hukum khususnya jajaran Polresta Pekalongan. Selanjutnya GNPK Kota Pekalongan juga terus bergerak secara inten dan memantau kegiatan yang sedang berjalan berkaitan dengan kucuran dana dari Pusat, Propinsi dan Daerah Kota Pekalongan sendiri baik yang secara tunai maupun dalam bentuk sembako di peruntukan kepada masyarakat sarana bantuan sosial akibat dampak dari wabah corona atau pademi Covid19 dengan melakukan ceklist data di 27 kelurahan dari 4 kecamatan se Kota Pekalongan. Kemudian pada kesempatan yang baik , GNPK Kota Pekalongan mendapat sambutan dari Kejaksaan Negeri ( Kejari) Kota Pekalongan, Zainul Arifin, SH.MH melalui Kasintel Agus Darma Wijaya, SH.MH yang menyampaikan apresiasinya ,"
Kami dengan senang hati menerima masukan dan kritik saran yang memotivasi kinerja kami, apa lagi dalam bentuk pengaduan yang serta merta perlu kami kaji dan uji kebenarannya," ungkapnya. (Senin,15/6). Bahkan Agus Darma juga berharap
Semoga perjuangan gerakan ini bermanfaat bagi Masyarakat Kota Pekalongan khususnya dan Kota / Kabupaten lain pada umumnya, serta Allah senantiasa menjaga hati dan melindungi seluruh keluarga pejuang Gerakan Nasional Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ini," pungkasnya. ( TIM)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close