Bonus Besar Menguap, Tim Siwo PWI Jateng Kalah Tipis Melawan Jatim

Jantramas - Bonus besar yang dijanjikan manajer dan wakil manajer Tim Sepak Bola Siwo Jateng Suyatno dan Linggarjati, bila Jateng bisa menahan seri Tim Siwo Jatim akhirnya menguap.

Setelah dalam pertandingan perdana Grup A di Lapangan Kota Barat, Minggu (13/2), Tim Jateng kalah tipis dengan Jatim skor 2-1.
Dari segi permainan sebenarnya Jateng cukup menguasai jalannya pertandingan.
Tercatat empat peluang emas hilang sia-sia.
"Jateng harusnya bisa mencuri poin. Sayang banyak peluang emas gagal dikonversi menjadi gol," papar Coach Siwo Jateng Andi Sugiarto usai laga.
Sekurangnya tiga peluang emas dimiliki striker Wawan Kudus dan Trinil di depan gawang Jatim.
Sayang, sundulan Wawan masih melebar tipis dari mistar gawang.
Begitu pula Trinil yang tinggal menceploskan bola ke gawang, malah memilih memberikan umpan ke Faisal.
Secara keseluruhan, pertandingan berjalan menarik dan saling serang.
Tendangan Rama di menit ke-3, hanya melambung tipis di atas mistar gawang tim Jatim.
Begitu pula serangan yang dibangun arek-arek Jawa Timur, hanya membentur mistar kanan gawang Wahyu Metro.
Jateng kebobolan 2 gol di babak pertama melalui Febriansyah menit ke- 12 dan Fany di menit ke -20.
Jateng memberikan gol balasan di menit 63 babak kedua melalui libero Rinto Bebek yang merangsek naik membantu lini serang.
Sebuah insiden membuat kiper Wahyu Metro harus dilarikan ke ICU RS PKU Muhammadiyah untuk mendapatkan perawatan.
Diketahui, rahangnya sobek dan harus mendapat beberapa jahitan.
Kembali dikatakan Andi, kekalahan ini belum memupus asa Jateng untuk lolos ke babak penyisihan grup.
Apalagi sebelumnya, Jateng selalu kalah dari Jatim dengan skor cukup mencolok.
“Kita masih memiliki kesempatan bermain melawan Jogja dan Kalsel, meski Jogja berhasil mengalahkan Kalsel di pertandingan pertama mereka dengan 3-0,” terangnya.
Ketua PWI Jateng Amir Mahmud menegaskan, agar anak-anak bermain lepas dan menikmati semua permainan.
“Kalah menang adalah hal biasa, nikmati, nikmati dan nikmati. Meski bonus Rp 30 juta dari manajer melayang, masih ada kesempatan untuk menang di pertandingan berikutnya,” ujarnya.

Penulis : Gunawan Wibisono
Editor : Yani

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close