BUMDes Plososari Sediakan Sembako untuk Warganya

Kendal- JM. Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes) Desa Plososari Kecamatan Patean Kabupaten Kendal yang berdiri sejak tahun 2017 lalu, kini perkembangannya semakin meningkat dengan kemampuan menyediakan 9 ( sembilan) kebutuhan sembako bagi Para Warga Desanya. Hal ini sebagaimana disampaikan Kades Plososari, Suwardi yang menjelaskan BUMDes di Desanya ini telah berkembang cukup pesat sejak didirikannya tahun 2017 lalu," Alhamdulillah BUMDes sudah bisa lebih maju dan bisa mencukupi kebutuhan sembako bagi warga desa ," ujarnya. ( Senin,26/7). Bahkan Suwardi juga mengklaim bahwa Bumdesnya ini juga telah merambah ke Bisnis Air Minum, Penyewaan Molen, Ternak Lele dan Bahan-bahan Material," Semoga kedepan rencananya akan bekerjasama dengan pertashop Pertamina untuk penyediaan BBM bagi Warga, karena konsumennya disini Khan cukup banyak. Terutama kendaraan roda dua ," imbuhnya. Selanjutnya Suwardi juga telah menyediakan lahannya untuk Pertashop ," Kami sudah siapkan lahannya, intinya Kami hanya ingin melayani Warga dengan baik. Dan Kami sudah tidak butuh lagi Alfamart maupun Indomart di Desa ini Mas," pungkasnya.Sementara itu Ketua BUMdes Plososari Makmur, M.Achmad Fauzi membenarnya pihaknya memang saat ini sedang menggenjot omzetnya mencapai Rp 750 ribu setiap harinya," Kemarin juga ada 900 ratusan pesenam paket sembako dari Propinsi, juga pesenan warga saat lebaran lalu," ungkapnya. Dalam penelusuran Media ini, memang mencuatnya Desa Plososari hingga terkenal secara Nasional berkat kepiawaian Sang Kadesnya, Suwardi dalam menata serta menggali potensi Desanya, terutama penghasil t telurnya yang mencapai 8 ton perharinya dari 68 peternaknya. Disamping itu Kades Suwardi juga saat ini masih menjabat Ketua Peternak Telur se Jateng yang telah menjadi magnet para punggawa dipusat maupun didaerah yang ingin meniru kemajuannya. Dan sekilas Desa Plososari yang berjarak 45 kilometer dari Pusat Kota Kendal kian tersohor namanya setelah Sang Kadesnya juga sempat terpublikasi di Metro TV atas berbagai kemajuan desanya," Desanya memang diploso yang berdekatan dengan Obyek Wisata Curug sewu, tapi terasa kehidupannya kayak di Kota serba ada," ujar seorang teman yang menikmati kuliner Sambel kosek di Warung Desa Plososari. ( TIM)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close