Bupati Lantik Ratusan Kades Kendal secara Online

Kendal-JM. Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si., melantik 199 kepala desa se Kendal ditengah Covid 19 secara online di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Senin(11/5).
,“Prosesi pelantikan kepala desa ini memang sangat berbeda dibanding dengan tahun- tahun sebelumnya. Kali ini dilakukan secara online karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan,”ujar Bupati Kendal dalam sambutannya.
Bahkan Mirna juga berharap
Kepada 199 kepala desa yang dilantik ini agar melakukan yang sudah baik selama ini, untuk bisa ditingkatkan dan yang belum baik agar dibuat pola yang lebih baik.
“Kepada bapak maupun ibu yang dilantik pada hari ini, saya titip masyarakat di tingkat desa, agar bisa berkoordinasi dengan RT/ RW yang lebih baik," imbuhnya. Dan Mirna juga menekankan agar semua Kades yang dilantik untuk tetap mengikuti apa yang menjadi arahan dari pemerintah,”
Para Kades yang dilantik agar bisa mensukseskan program- program pemerintah dengan keiklasan kejujuran dan tanggung jawab yang tinggi," pungkasnya. Ditempat terpisah Sekretaris Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi ( GNPK) Jawa Tengah, Rahmat Da'wah menilai gelaran Pelantikan Para Kades di Kendal merupakan titik awal untuk membangun desa yang lebih baik," Jabatan Kades merupakan amanat yang harus dilaksanakan penuh tanggungjawab dan bebas dari Korupsi. Karena setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawabannya," ujarnya. Dan Rahmat juga dalam pengamatannya selama ini bahwa Jabatan Kepala Desa diera saat ini merupakan jabatan yang prestisius dan menggiurkan. Hal ini dapat dilihat saat Pilkades beberapa waktu lalu yang kompetisinya cukup ketat yang tidak mudah dan tidak murah," Hampir semua Para Calon Kades yang bertarung harus siap segalanya, termasuk berhadapan dengan rivalnya yang kuat pendanaannya," imbuhnya. Dan Rahmat juga berpesan agar Para Kades yang baru Lantik bisa menjaga integritasnya " Saya berharap Para Kades yang dilantik ini bisa melaksanakan Amanatnya sesuai peraturan perundangan yang berlaku dan bisa menghindari korupsi. Ini momentum awal untuk menata dan membersihkan Desa dari Korupsi. Dan tentunya semua elemen pun harus memulai untuk mengawal dan memantaunya agar Desa Maju yang didambakan bisa terwujud," pungkasnya. Dalam Penelusuran Media ini, Pelantikan 199 Kades dari Total 266 Desa se Kabupaten Kendal ini disamping dilakukan secara serentak juga secara online yang dipusatkan di Pendopo Kabupaten Kendal dengan Perwakilan sebanyak 40 Kades Terpilih didampingi Para Istrinya. Dan Para Kades lainnya pelantikannya di Kecamatan Masing-masing. Selanjutnya Pelantikan ini dihadiri Forkompinda serta Kepala OPD se Kabupaten Kendal dengan tetap mengikuti Protokol Covid 19 Jaga Jarak , Cuci Tangan dan Menggunakan Masker. (TIM)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close