Digugat HTI, Rektor UNDIP Semarang dibela LPBHNU Jateng.

 Semarang-JM. Diduga buntut atas pemecatan seorang Dosen yang terindikasi HTI, Rektor Undip Semarang justru digugat di PTUN dan.dipolisikan . Hal ini terungkap saat Rombongan Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) NU Jawa Tengah yang dipimpin Akhmad Robani Albar, SH sengaja bersilaturahmi ke Kantor Rektor Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang untuk memberikan pembelaannya . (Jum'at, 30/8). Dan Mereka diterima langsung Rektor Undip Semarang, Profesor, Dr. Yos Johan Utama , SH, MH ," Dukungan dari Rekan-rekan.LPBHNU Jateng yang dirasakan sangat penting dalam meneguhkan Pancasila, UUD 1945 dan NKRI serta Persatuan.dan Kesatuan.bagi Umat Bangsa Indonesia," ungkapnya. Sementara itu Ketua LPBHNU Jateng, Akhmad Robani Albar menjelaskan bahwa sudah saatnya Negara untuk menggandeng Ormas dalam melawan Faham Radikalisme," Kita mencintai Negeri ini, walaupun berbeda tapi tetap satu. Itulah kebhinekaan dalam Pancasila yang harus Kita Jaga. Perembesan Faham.Radikal disetiap.institusi maupun Swasta harus dikikis habis," ungkapnya. Bahkan Robani juga mengingatkan agar pemerintah harus tegas dalam menangani Faham Radikal yang saat ini telah menyebar disemua lini, makanya sikap toleransi.harus ditumbuhkembangkan dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat," Jika Pemerintah tidak tegas, maka dikhawatirkan bisa menimbulkan Perang Saudara seperti di Suriah dan Negara Timur Tengah lainnya,"'tandasnya. Dalam Pantauan Media ini,.memang beberapa waktu lalu salah seorang Dosen Undip Semarang, Profesor , Dr Suteki diduga terindikasi menganut Faham Radikal aliran HTI diantaranya melalui berbagai komentar dan unggahannya diberbagai Medsos yang semakin.viral dan memprihatinkan bagi iklim akademik di Universitas terbesar di Jawa Tengah tersebut. Dan pihak Rektorat Undip pun merespon dengan cepat atas kasus tersebut dengan memecat Profesor Suteki atas dugaan faham radikalnya. Namun belakangan ini Profesor Suteki justru melakukan perlawanan secara hukum dengan menggugat Rektor Undip di PTUN dan melaporkannya di Polda Jawa Tengah. Sehingga hal ini pun direspon secara hukum oleh LPBHNU Jateng untuk memberikan bantuan hukum atas.kasus ini untuk Rektor Undip Semarang. (TIM)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close