Disaksikan Camat dan Lurah, Siwo PWI Jateng Kandaskan Petir FC 4-2

Tim Siwo PWI Jateng foto bersama dengan Tim Petir FC sebelum laga, di Lapangan Sentyaki Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara, Sabtu (22/1)


Ada yang istimewa dalam laga persahabatan Tim Siwo PWI Jateng lawan Petir FC, di Lapangan Sentyaki, Bulu Lor, Sabtu (22/1).

Camat Semarang Utara Moch Imron SH MH beserta jajarannnya tampak hadir untuk menyuport Tim Petir FC. Namun sayang, Tim Petir kali ini belum beruntung. Karena dalam laga persahabatan pada Sabtu sore itu Petir FC harus menerima kekalahan dari Tim Siwo PWI Jateng dengan skor 4-2.
Gol kemenangan Siwo diciptakan Agung di menit ke- 25, Amri menit ke- 35, Erwin menit ke-40, dan Herry menit ke-85.
Adapun gol memperkecil kekalahan diciptakan Lekan di menit ke-50 dan Kusmiyanto menit ke-75.
Pertandingan Sabtu sore itu bisa dibilang lebih meriah dari biasanya. Kubu Petir FC mendapat support langsung dari Camat Semarang Utara, Sekcam Drs Margo Haryadi MM, Lurah Bulu Lor Agus Riyanto SE, Ketua LPMK Junaidi SH. Sementara dari Siwo PWI Jateng turut menyaksikan jajaran pengurus PWI Jateng, Setiawan Hendra Kelana, Ade Usman, Isdiyanto dan Wisnu Aji.
"Pertandingan kali ini cukup istimewa dan benar-benar gayeng. Karena disaksikan jajaran aparat kelurahan hingga kecamatan. Termasuk beberapa pengurus PWI Jateng, " ujar Ketua Siwo PWI Jateng Erwin Ardian.
Di sela-sela pertandingan Camat Semarang Utara mengungkapkan, bahwa Lapangan Sentyaki yang berada di tengah permukiman warga, rencananya akan diperluas sesuai ukuran standar. "Kami sangat mengapresiasi rencana Bapak Camat yang akan memugar lapangan dijadikan ukuran standar,”ujar tokoh masyarakat Zainal Petir yang juga Kapten Tim Petir FC.
Dalam pertandingan yang berlangsung di lapangan yang masih ada kubangan air sisa hujan itu, kubu Petir FC pada babak pertama berinisiatif melakukan serangan. Sementara Siwo lebih cenderung bertahan, dengan mengandalkan serangan balik.
Beberapa kali dua striker Petir FC, Trisno dan Zainal Petir berhasil mengacak-acak pertahanan Siwo yang dikawal Ian Firhanusa, Yuda ihui, Ferry dan Rinto.
Untung saja, Siwo punya kiper handal Wahyu Sigit Nugroho, setiap bola yang menghujam di gawangnya dengan cekatan berhasil diamankan.
Termasuk heading Kapten Tim Zainal Petir sambil menjatuhkan diri, setelah mendapat umpan crossing dari sayap kiri Supriyadi, dengan jitu berhasil ditepis kiper Wahyu.
Keenakan menyerang, lewat serangan balik, Fery yang berposisi bek sayap kanan, pada menit ke-25 membawa bola sendirian menyisir tepi garis. Bola diangkat, langsung ke jantung pertahanan lawan. Dengan kontrol yang ciamik, Agung berhasil menguasai bola, tanpa menunggu lama bola dilesakkan tepat di sudut kanan gawang yang di jaga Wahyu.
Unggul satu gol, Komari dkk semakin percaya diri. Gunawan sebagai gelandang bertahan mulai berani naik membantu serangan, dibantu dua wing Erwin dan Imam.
Serangan Siwo yang biasa dibangun dari bawah. Kini merubah strategi dengan umpan lambung langsung ke depan. Passing dari kaki ke kaki tidak memungkinkan, mengingat lapangan sebagian masih tergenang air dan berlumpur.
Gol kedua Siwo, menit ke-35 dihasilkan dari kerja sama yang cukup tertata.
Lagi-lagi Imam menjadi roh permainan dikubu Siwo. Striker pendatang baru Amri berhasil menambah gol. Setelah mendapat sodoran dari Imam, bola didribling menusuk ke kotak terlarang, dengan tenang bola disontek memperdaya penjaga gawang Petir FC.
Meski unggul 2-0, Siwo tidak mengurangi tekanan. Betul saja, kali ini Erwin membuat gol spektakuker. Setelah melakukan gempuran bertubi-tubi, bola muntah tepat di kaki Erwin. Dari luar kotak penalti, bola dishoot keras dan masuk di pojok kiri gawang.
Sampai wasit Giri meniup tanda babak pertama usai kedudukan sementara masih 3-0.
Menginjak babak kedua, kubu tuan rumah mengganti hampir seluruh pemainnya. Striker baru Slamet dan Danang dimasukkan, dibantu gelandang Oky, Goni, Lekan, dan Wahyudi.
Sementara Siwo memasukkan Mushonifin, Gus Wahid, Jati, Herry, Afri, dan Wahyu GP.
Tekat Petir FC pada babak kedua bakal tampil lebih agresif, benar-benar dibuktikan. Masuknya pemain muda, membuat pertahanan Siwo mulai kedodoran. Koordinasi antarlini kurang berjalan baik, suplay bola ke depan terputus.
Akhirnya secara berturut -turut Siwo kebobolan lewat kaki Lekan dan Kusmiyanto.
Pada menit ke -78 Petir FC mendapat hadiah penalti setelah Ian menjatuhkan Danang di kotak terlarang itu. Sayang Dewi Fortuna belum berpihak ke tuan rumah. Slamet sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya.
Lima menit menjelang bubaran, lewat serangan balik, Afri memberikan umpan panjang ke Herry. Dari sudut sempit, meski dikawal dua pemain lawan Wiyono dan Sugiarto tendangan keras pemain bernomor punggung 17 itu berhasil memperdaya kiper Wahyu.
Sampai wasit Giri meniup peluit panjang kedudukan tidak berubah 4-2 untuk kemenangan Siwo.
Koordinator Bola Siwo PWI Jateng Gunawan mengucapkan terima kasih kepada Camat Semarang Utara dan Lurah Bulu Lor beserta jajarannya yang sudah berkenan hadir untuk menonton laga persahabatan antara Siwo dan Petir FC.
"Suatu kebanggaan laga Siwo ditonton Pak Camat dan Pak Lurah. Insya Allah jika sudah selesai normalisasi perluasan lapangan, Siwo siap diundang bermain kembali," terang gunawan.
Dengan hasil positif ini, Siwo PWI Jateng optimistis bisa memberikan yang terbaik, dalam turnamen antarwartawan memperebutkan Piala Walikota Solo.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close