GNPK Siapkan Satgas Dana Corona di Jateng

GNPK Siapkan Satgas Dana Corona di Jateng Semarang-JM. Ditengah semakin meningkat intensitas penanganan Wabah Covid 19 Corona di Jawa Tengah yang gelontoran dananya juga berasal dari berbagai sumber, baik dari Pemerintah Pusat, Propinsi, Kabupaten/ Kota , Dana Desa serta Dana bantuan dari BUMN, BUMD, Swasta serta pihak ketiga lainnya. Maka hal ini telah menjadi perhatian khusus Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi ( GNPK) Jawa Tengah untuk terus melakukan pemantauan serta pengawalan Dana tersebut agar bisa dilaksanakan sesuai peraturan perundangan yang berlaku , tanpa dikorupsi dan bisa diterima oleh Masyarakat terdampak Covid 19 di Jawa Tengah. Hal ini sebagaimana diungkapkan Ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi ( GNPK) Jawa Tengah, HR Mastur, SH, MSi yang telah menyediakan Satuan Tugas ( SATGAS) untuk melakukan pemantauan dana yang digunakan penanganan Covid 19 di Jateng,' Kami telah sediakan Satgasnya untuk memantau aliran penggunaan dana covid 19 di Jawa Tengah dengan personilnya seluruh Aktivis GNPK Kabupaten/ Kota se Jateng,' ujarnya. ( Selasa,21/4). Dan Mastur juga menjelaskan, jika pihaknya selama ini memang selalu memantau dana-dana pemerintah yang dianggarkan di Jawa Tengah," Berbagai Proyek yang menggunakan Uang Negara di Jawa Tengah, terus kami Pantau. Seperti Dana Covid 19 ini Khan anggaran Pusat secara Nasional mencapai Rp 405 Triliun, nanti yang Jateng berapa besarannya dan digunakan untuk apa saja. Itu tugasnya Satgas membantu Pemerintah guna turut serta menyelamatkan keuangan Negara sebagaimana arahan Maklumat Ketua Umum GNPK Pusat," imbuhnya. Selanjutnya Aktivis GNPK Kota Pekalongan , Edy mengungkapkan kesediaannya untuk melaksanakan tugas ini didaerahnya, namun selama ini terkendala legalitasnya agar segera dibuatkan Kartu Identitas serta surat tugas untuk melaksanakan tugas mulia ini. Ditempat terpisah, Sekretaris GNPK Jawa Tengah, Rahmat Da'wah akan menyiapkan berbagai hal yang sifatnya administratif untuk memudahkan tugas Satgas Corona dilapangan," Ya dalam waktu beberapa hari ini akan saya siapkan Administrasinya, termasuk surat tugas bagi teman-teman Satgas dilapangan, karena ini memang relawan GNPK dengan tupoksinya ikut menyelamatkan Uang Negara agar terhindar dari Korupsi," ungkapnya. Sebagaimana diketahui dalam penanganan Covid 19 Corona ini Pemerintah Pusat telah menganggarkan melalui APBN mencapai Rp 405 Triliun, sedangkan Pemerintah Propinsi serta Kabupaten/Kota juga telah melakukan Refocusing dan Realokasi APBD guna penanganannya dengan memangkas anggaran perjalanan Dinas, Pelatihan serta Makan Minum yang kisarannya 15 persen sampai dengan 20 persen sesuai ketersediaan Anggaran yang ada di Daerah. Bahkan Pihak Desa juga dibolehkan menggunakan Dana Desa untuk penanganan Corona di desanya. Selanjutnya Sekolah pun bisa memakai Dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS) digunakan untuk penanganan Covid 19 di Sekolahnya. Dan juga ada sumber dana bantuan dari Pihak Ketiga yang juga ditangani Gugus Tugas Covid 19 di Daerah yang besaran jumlah bantuannya juga bervariasi sesuai kondisi daerahnya masing-masing. ," Atas dasar berbagai sumber pendanaan Covid 19 itulah, maka kami bentuk Satgas untuk memantau dan mengawalnya. Karena biasanya dana-dana ini rawan diselewengkan, dan bisa saja overlaping dalam pelaksanaannya yang dapat merugikan Keuangan Negara," pungkas Mastur. (TIM)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close