Gudang Pabrik Bahan Baku Obat Nyamuk Di Bergas Ludes Terbakar

b4075499-af75-473d-9f56-5ba5fafdd739

Gudang pabrik bahan baku obat nyamuk bakar milik PT.Indratama Sahitaguna di dusun Rowosari Kelurahan Karangjati Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang ludes terbakar rabu pagi (13/9).  Diduga sumber api berasal dari sisa pembakaran oven yang masih menyala.

Peristiwa kebakaran kali pertama di ketahui oleh warga sekitar pabrik. Warga melihat asap mengepul dari atas gudang pabrik, kemudian warga mendekati sumber asap tersebut dari depan pintu gerbang pabrik dan ternyata di oven pabrik api sudah membesar dari dalam gudang, mereka bergegas melaporkannya ke Polsek Bergas kemudian menghubungi  Petugas Damkar Kabupaten Semarang.

2673bbd3-9ffc-41a9-82e0-bc7f88b6e9f1

Enam unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api.  Petugas sempat mengalami kesulitan untuk masuk pabrik karena pintu gerbang terkunci sementara kondisi pabrik sepi tidak ada satupun karyawan terlihat. Petugas terpaksa merusak kunci gerbang untuk masuk ke lokasi pabrik.

Dibantu warga sekitar mereka berupaya menyelamatkan barang -barang dari dalam pabrik. Butuh waktu sekitar  dua jam untuk menguasai dan memadamkan  api.

Menurut Hengky Setio Nugroho penanggung jawab pabrik,  di duga api berasal dari sisa pembakaran arang di dalam oven yang masih menyala.

"Saya kurang tau mas karena saya sampai kesini sekitar jam 07.00 WIB kondisi sudah habis terbakar, di duga api berasal dari oven sewaktu pembongkaran kemarin kita menggunakan alat blender mungkin ada percikan api.  Tapi kemarin sudah kita sirami kok mas sebelum karyawan pulang kerja tapi di sekitar lokasi masih banyak terdapat bahan yang mudah terbakar seperti serbuk batok kelapa, arang dan serbuk gergaji.  Kemarin sekitar pukul 17.00 WIB semua karyawan sudah pulang dan pintu gerbang kita gembok ," tutur Hengky Setio Nugroho.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Hingga saat ini polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. (Andi/Tim Media)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close