Harlah Pancasila Dimata Ketua Umum Lembaga Aliansi Indonesia

Jakarta-JM.Pancasila adalah Dasar Negara yang menjadikan Pemersatu dari Sabang Sampai Merauke.

Lahirnya Pancasila adalah judul pidato yang disampaikan oleh Soekarno dalam Sidang Dokuritsu Junbi Cosakai

("Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan")

Menurut H. Djoni Lubis yang dikenal Tokoh Penomenal, Luar Biasa Cerdas Smart Cukup Di Segani Baik Lawan Maupun Kawan.
Sepak Terjangnya dalam membela Keadilan bagi masyarakat yang termajinalkan.

H.Djoni Lubis Adalah Pendiri Lembaga Aliansi Indonesia Sekaligus Menjadi Ketua Umum.

TUPOKSI Aliansi Indonesia Adalah : Sebagai Sosial Control dan Mendukung Kepada Kebijakan Yang Di buat oleh Pemerintah Pusat Maupun Pemerintah Daerah.

WALAUPUN LANGIT AKAN RUNTUH KEADILAN DAN KEBENARAN HARUS DI TEGAKKAN
(Senjata Pamungkas Aliansi Indonesia

H.Djoni Lubis dengan ramah menyapa teman wartawan Sambil Mengucapkan dalam wawancara kali ini berbagi ilmu pengetahuan ya.
terlihat ramah namun tegas
Agar kalian faham dan mengerti beliau melanjut kan dengan semangatnya dan masih terlihat gagah di usianya setengah abad lebih.
Kemudian beliau bertanya Jelaskan kedudukan PANCASILA Sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum?
Team media terteggun agak bingung menjawab pertanyaan beliau sambil berpikir.

Djoni Lubis Melanjutkan memberikan pemahaman
Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum merupakan sumber tertib hukum Indonesia. Pancasila merupakan asas kerohanian lanjutnya coba kalian lihat yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 dijabarkan lebih lanjut dalam (4) Empat pokok pikiran.
Begini dengarkan baik baik beliau melanjutkan untuk memberi pemahaman kepada team media online dan beberapa anggota, Pengurus Pusat Aliansi Indonesia yang menemani Ketua Umum Aliansi Indonesia dalam sesi wawancara. Kemudian beliau menjelaskan
Pancasila sebagai sumber hukum dari segala sumber hukum di Indonesia yaitu:

1. Pancasila menjadi dasar dalam penyelenggaraan negara indonesia

2. Pancasila menjadi dasar dalam pengaturan dan sistem pemerintahan negara indonesia

3. Pancasila sebagai sumber hukum adalah sumber yang dijadikan bahan untuk penyusunan peraturan perundang-undangan.
Sumber hukum terdiri dari sumber hukum TERTULIS dan sumber hukum tidak TERTULIS.

4. Sumber hukum TERTULIS adalah hukum yang dicantumkan dalam berbagai peraturan negara. Sedangkan sumber hukum tidak TERTULIS adalah hukum yang hidup dan berkembang di masyarakat, tetapi tidak TERTULIS seperti hukum adat atau hukum kebiasaan.

H.Djoni Lubis mengatakan bahwa Aliansi Indonesia
MengImplementasikan atau wujud dari Nilai Nilai Luhur yang terkandung dalam PANCASILA.

Aliansi Indonesia MEMPUNYAI PANCAMORAL Nilai Nilai Luhurnya Aliansi Indonesia Tercermin dalam pancamoral sebagai barometer kehidupan berbangsa dan bernegara sekaligus mengadung filosopi kehidupan yang arif bagi kehidupan manusia Feri berkata dalam benaknya
Hebat, Sangat Keren dan Luar biasa Pak H.Djoni Lubis ini. SUBHANAALLAH H.Djoni Lubis adalah bapak bangsa Pengalaman dan pengetahuan nya belum ada yang sanggup mewarisi ucap Feri terkagum kagum di buatnya
Dalam Acara apapun pertemuan apapun Ketua Umum H.Djoni Lubis dan tak ada bosan bosannya selalu menggaungkan dan mengingatkan kepada masyarakat maupun kader dan para Pengurus DPP Pusat maupun Pengurus daerah Aliansi Indonesia.
PANCAMORAL Jika di pahami, dijadikan pedoman hidup kemudian kerjakan maka insya ALLAH akan selamat berkah DUNIA DAN AKHIRAT

Dasyatnya
PANCA MORAL MILIK ALIANSI INDONESIA

1/ PERTAMA HATI : Bersihkan hati kita dari rasa iri, sirik, dengki, su’udzon dan saling mencurigai, hilangkan rasa sombong, mari kita tanamkan di hati kita rasa saling memiliki dan mencintai satu sama lain;

2/ KEDUA PENAMPILAN : Harus selalu berpenampilan rapih, bersih, estetis dan berwibawa, sesuaikan busana yang kita gunakan dengan kepentingan, agar terlihat pantas dan serasi dinilai umum;

3/ KETIGA UCAPAN : Pelihara lidah kita jika ingin menyampaikan sesuatu, selalu menjaga ucapan dan tutur-kata, agar tidak menyinggung perasaan orang lain, apalagi sampai menyakiti hati, ucapkan sesuatu itu dengan jujur, jauhkan diri kita dari kata-kata fitnah, karena fitnah itu lebih kejam dari pada pembunuhan;

4/ KEEMPAT PERILAKU : Senantiasa berperilaku sopan, santun, ramah, tertib, bersahaja dan tidak emosional atau tempramental, tunjukkan sikap yang baik untuk dapat dijadikan suri - tauladan bagi orang lain disekitar kita;

5/ KELIMA INTROSPEKSI : Selalu mawas diri, mengkritisi diri sendiri, evaluasi diri, dan memberikan nilai-nilai terhadap diri sendiri HATI, PENAMPILAN, UCAPAN dan semua PERILAKU kita selama ini, sudah PANTASKAH kita menjadi Anggota Aliansi Indonesia
H.Djoni Lubis mengahiri.( TIM)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close