Kasus Pembacokan Kyai di Kendal murni kriminal

Kapolres Kendal AKBP Adi Wijaya
Kapolres Kendal AKBP Adi Wijaya


Kendal Kasus Pembacokan seorang ulama, Kyai Zaenuri di depan rumahnya sekira pukul 17.00 Wib ( Sabtu , 17/3) kemarin, murni kasus kriminal. Hal ini sebagaimana disampaikan Kapolres Kendal, AKBP Adi Wijaya yang menegaskan kasus pembacokan Tokph Agama di Desa Truko Kangkung tersebut murni kriminal pencurian dengan kekerasan (Curas) sesuai pasal 365 KUHP ," Hasil pemeriksaan sementara motipnya curas, dan tersangkanya sudah diamankan di Polres Kendal," tuturnya di Mapolsek Kaliwungu ( Minggu ,18/3). Dan Adi pun membeberkan kronologis kejadiannya bermula dari adanya anak mantu korban yang turun dari mobilnya dengan menenteng tas, kemudian tersangka berusaha menjambretnya. Namun diduga alksi tersangka dihalangi korban, sehingga tersangka membacok korbannya yang juga seorang tokoh Agama setempat mengenai kepalanya ," Motifnya tersangka melihat tas yang dibawa anak mantu korban, dan membacok dengan golok," tandasnya. Ditempat terpisah Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah ( PDM) Kendal, Yusup Darmawan turut prihatin atas kasus tersebut dan kalau melihat kronologis untuk sementara motifnya kriminal," tetapi kita berharap aparat bisa menguak dan mengembangkan kasusnya apabila ada motif lain ," ungkapnya kepada Media ini. (Minggu,18/3). Sedangkan Ketua NU Kendal, Kyai Danial Royan menyerahkan kasus ini ke pihak Kepolisian," Sudah diserahkan ke Polisi ," ungkapnya. Sebagaimana informasi yang dihimpun Media ini, kasus pembacokan seorang tokoh Agama di Desa Truko Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal Jawa Tengah terjadi sekira pukul 17.00 Wib didepan rumah sang Kyai seusai sholat jamaah Ashar di Masjid Attuqo dibacok dengan golok mengenai kepala korban. Dan hingga berita ini ditulis korban masih dirawat di Rumah Sakit setempat, sedangkan Tersangkanya masih diperiksa intensif di Mapolres Kendal. Namun insiden ini telah menjadi viral di Medsos yang isunya beragam, termasuk isu pelakunya orang gila.," Tersangkanya bukan orang gila, karena saat diperiksa bisa berkomunikasi dengan baik," pungkas Kapolres Kendal. ( Tim Jantramas.com)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close