Kepala BPN Jateng terima para pendemo sambil lesehan

para pendemo duduk lesehan sambil menyimak Kakanwil BPN Jateng menjelaskan atas tuntutanya disemarang
para pendemo duduk lesehan sambil menyimak Kakanwil BPN Jateng menjelaskan atas tuntutanya disemarang


Kepala BPN Jateng terima para pendemo sambil lesehan. -Semarang-JM. Ada pemandangan menarik yang cukup menyita perhatian publik di seputaran kantor BPN Jateng , karena kedatangan para Aktivis dari Gabungan LSM Reformasi Jawa Tengah yang melakukan aksi. Justru diterima serius tapi santai ( Sersan) oleh Kakanwil BPN/ ATR Jawa Tengah beserta para pejabat lainnya sambil lesehan di depan pintu masuk kantornya. ( Rabu, 16/11). Dalam dialog yang terkesan gayeng tersebut terungkap dari para pengunjukrasa menuntut agar permasalahan pertanahan di Jawa Tengah segera dituntaskan, karena selama ini banyak masyarakat yang dirugikan. Hal ini sebagaimana disampaikan Korlap Aksi , Riyanta yang menyatakan bahwa saat ini dalam proses pengurusan tanah diduga masih ada pungutan diluar BNPB, Percaloan tanah dan Mal Administrasi, sehingga masyarakat masih sulit mengurus tanahnya ," Ada buktinya teman kita sendiri ngurus tanah, selama 4 tahun nggak selesai," ungkapnya dihadapkan para peserta aksi. Bahkan Riyanta pun menduga ada oknum BPN dan PPAT yang menjadi calo tanah, makanya hal ini kami sampaikan disini," Dan bagi yang mengurus tanah bisa tidak melalui PPAT, jika ada kesulitan bisa menghubungi saya," imbuhnya. Sementara itu rekan aktivis lainnya, Akhmad Robani Albar secara konsisten meminta pihak BPN untuk menampung aspirasi ini dan salah satunya agar segera dibentuknya Peradilan Pertanahan guna menyelesaikan permasalahan pertanahan saat ini," Kami selaku aktivis mengucapkan terimakasih kepada para aktivis serta media dan pihak BPN semoga semuanya bisa terwujud," ungkapnya sambil mengakhiri aksinya. Sedangkan Aktivis GNPK, Imam Subagyo mengapresiasi aksi damai yang dilakukan para Aktivis dari berbagai LSM yang datang berbagai daerah di Jawa Tengah tersebut," Selama untuk kepentingan Rakyat, maka itu harus segera diwujudkan. Dan penyelesaiannya sangat tepat dengan dibentuknya Peradilan Pertanahan," tuturnya. Selanjutnya Kepala BPN/ ATR Jawa Tengah, Heri mengungkapkan rasa terimakasihnya atas berbagai masukan yang telah disampaikan para aktivis guna perbaikan penanganan permasalahan pertanahan di Jawa Tengah,," masukan dari para aktivis ini bisa kami jadikan penyemangat agar bisa bekerja lebih baik," ungkapnya saat merespon para peserta aksi. Namun Heri pun menyadarinya, jika permasalahan pertanahan saat ini semakin komplek. Makanya dalam penyelesaiannya perlu segera dibentuk peradilan pertanahan yang sudah kami usulkan di RUU Pertanahan," Permasalahan tanah memang harus ditangani yang mengerti betul pertanahan, dan usulan peradilan pertanahan di RUU Pertanahan sudah masuk Proglenas DPR RI Mas," pungkasnya. Ditempat terpisah Koordinator Satgas Pertanahan Jateng, Hasyim Mustofa justru yang harus digelorakan saat ini adalah Persoalan Pertanahan yang sangat besar yang bisa menggelinding secara nasional, bukan hanya terkait dugaan ada pungli atau calo dalam pengurusan pertanahan. Tapi harus bergerak dalam hal pertanahan yang lebih berkemajuan dengan model Thre in one yaitu adanya sinergitas antara 3 kementerian," Perlu penanganan tanah dari Menteri Pertanahan, Kehutanan, dan Kelautan, itu bisa selesai," tuturnya kepada Media ini. Oleh karena itu, Hasyim sangat mengapresiasi akan dibentuknya Peradilan Pertanahan yang sudah diakomodir di RUU Pertanahan oleh Pihak BPN ," Usulan ini sudah kami kawal sejak tahun 1995 an, makanya bersyukur kalau peradilan tanah ini sudah didewan. Kami siap kawal ke Jakarta ," tandasnya. Dalam pantauan media ini, para aktivis LSM se Jawa Tengah melakukan unjukrasa terkait permasalahan pertanahan di Jateng yang dinilai masih jauh dari harapan. Dan para pendemo yang dikorlapi Riyanto mulai berkumpul sejak pukul 8.30 Wib di depan Kantor BPN/ATR Jateng, kemudian diterima langsung oleh Kakanwil BPN Jateng secara lesehan dihalaman Kantornya. ( Tim Media Semarang)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close