Korban penipuan penggandaan uang lapor ke Polda Jateng.

korban penipuan AGA saat di Polda Jateng
korban penipuan AGS saat di Polda Jateng


Semarang- JM Seorang korban, AGS yang diduga ditipu dalam kasus penggandaan uang lapor ke Polda Jateng.( Jumat, 20/7). ," Saya pada saat ditipu memang sedang kesulitan ekonomi, kemudian seusai itikaf di Masjid Demak ada orang yang menawarkan bisa melipatkandakan uang untuk bayar utang, dan untuk umbu rampe saat itu bayar Rp 20 juta," ujar AGS. Bahkan Korban AGS pun secara terus menerus memenuhi persyaratan untuk ritual penggandaan uang hingga totalnya mencapai Rp 650 jutaan," Dan uang sebanyak itu hingga kini belum kunjung bertambah dan juga tidak dikembalikan. Padahal Saya pun sudah berulang kali minta dikembalikan, tapi Dia selalu menghindar. Akhirnya saya laporkan ke sini Mas," imbuhnya. Senada juga sebagaimana disampaikan pendampingnya dari LSM Aliansi Indonesia ( AI) , Fery membenarkan korban melaporkan kasus ini, karena sebelumnya telah dimediasi di Polres Boyolali, tapi belum tuntas," Saya hanya mendampingi korban, karena telah dirugikan atas kasus ini," ungkapnya. Sementara itu Pihak Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu ( SPKT) Polda Jawa Tengah, Muljono dalam hasil pemeriksaannya, bahwa dalam kasus ini pihaknya belum menerima barang bukti yang bisa digunakan untuk menjerat pelakunya," Kasus penipuan ini khan harus ada bukti permulaannya, karena kami sifatnya hanya menerima, tapi saya sarankan agar segera membuat pengaduan ke Direskrimnum Polda Jateng ," ungkapnya. Diketahui Kasus dugaan penipuan penggandaan uang ini terjadi pada tahun 2016 silam saat Korban, AGS terpuruk ekonominya. Dan saat di Masjid Demak ditemui seseorang yang bisa mencarikan solusinya, dan belakangan ternyata dia merupakan salah seorang komplotan jaringan penggandaan uang Magelang dan Boyolali. Kemudian terduga pelakunya berinsial HS Warga Boyolali sempat hadir di Polda Jateng dan kini telah kembali ke kediamannya di Boyolali. ( Tim)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close