KPUD Gelar Sosialisasi Pilkada Kendal Tahun 2020

Kendal-JM. Komisi Pemilihan Umum(KPU) Kabupaten Kendal gelar “Rapat Koordinasi Persiapan Pencalonan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kendal Tahun 2020” di Aula KPU Kabupaten Kendal, Rabu (29/7).
Kegiatan yang menghadirkan semua perwakilan Partai Politik ( Parpol) yang mendapat Kursi di DPRD Kendal serta stakeholder lainnya diantaranya Bawaslu, Polres, Kejaksaan Negeri , Pengadilan Negeri Bappeda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kesbangpol, Kementerian Agama, Bagian Pemerintahan , dan Lapas II A Kendal.
Ketua KPU Kabupaten Kendal, Hevy Indah Oktoria, mengatakan, materi yang disampaikan pada acara ini adalah sosialisasi terkait pencalonan bupati dan wakil bupati 2020. Proses pencalonan Cabup/ Cawabup ini, sebentar lagi akan dimulai dan akan memasuki pada tahapan pendaftaran dan sebagainya.
”Kita mengundang dari Parpol, kemudian dari dinas – dinas terkait, terkait klarifikasi dan verifikasi syarat- syarat calon. Misalnya dari Dinas Pendidikan dan Kemenag terkait proses ijazah, dari Polres terkait dengan surat keterangan, seperti kelakukan baik, tidak pernah dipidana dan sebagainya,ujar Heavy.
Berdasarkan ketentuan-ketentuan PKPU Nomor 3 Tahun 2017, PKPU Nomor 15 Tahun 2017, PKPU Nomor 1 Tahun 2020 (Perubahan Ketiga PKPU Pencalonan), PKPU Nomor 5 Tahun 2020 (Perubahan Ketiga PKPU Tahapan), dan PKPU Nomor 6 Tahun 2020 ini, disampaikan time schedule Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Kendal tahun 2020.
Selanjutnya Hevy menjelaskan bahwa ketentuan- ketentuan akan diumumkan berupa pendaftaran Paslon dimulai pada 28 Agustus s/ d 3 September 2020, pendaftaran Paslon dan Verifikasi Syarat Pencalonan 4 s.d 6 September 2020, tanggapan masyarakat 4-8 September 2020, pemeriksaan kesehatan 4-11 September 2020, penyampaian hasil pemeriksaan kesehatan 11-12 September 2020, verifikasi syarat calon 6-12 September 2020, pemberitahuan hasil verifikasi 13-14 September 2020, penyerahan dokumen perbaikan syarat calon 14-16 September 2020, penelitian perbaikan dokumen syarat calon 16-22 September 2020, penetapan pasangan calon 23 September 2020, pengundian dan pengumuman nomor urut 24 September 2020.

Adapun syarat pencalonan menurut Hevy, adalah sebagai berikut : Jumlah kursi DPRD hasil Pemilu Anggota DPRD terakhir di daerah yang bersangkutan x 20% (dua puluh persen) 45 kursi x 20/100 = 9 kursi, jumlah seluruh suara sah hasil Pemilu Anggota DPRD terakhir di daerah yang bersangkutan x 25% (dua puluh lima persen) 585.862 x 25/100 = 146.465,5 dibulatkan ke atas menjadi 146.466 suara sah.

Perbedaan pada pencalonan tahun 2015, terdapat penyederhanaan formulir pencalonan partai politik dari yang semula terdapat 5 (lima) formulir yaitu : Formulit Model B KWK Partai Politik, formulir Model B.1 KWK Partai Politik, formulir Model B.2 KWK Partai Politik, formulir Model B.3 KWK Partai Politik, formulir Model B.4 KWK Partai Politik,
Menjadi hanya 2 formulir yaitu Formulir Model B KWK Partai Politik dan Formulir Model B.1 KWK Partai Politik.

Mengingat tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kendal tahun 2020 berada di tengah pandemik Covid-19, maka tata cara penyerahan dokumen pendaftaran bakal Pasangan Calon(Paslon) dan penyerahan perbaikan dokumen dilakukan dengan melaksanakan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 seperti berikut, berkas dokumen secara fisik yang disampaikan dibungkus dengan bahan yang tahan terhadap zat cair.

Sebelumnya dilakukan penyemprotan dengan cairan disinfektan terhadap dokumen. Petugas penerima berkas mengenakan alat pelindung diri berupa masker dan sarung tangan sekali pakai. Membatasi jumlah orang dengan memperhatikan kapasitas ruangan serta jaga jarak minimal 1 meter, pihak yang tidak berkepentingan dilarang hadir dan/atau berkerumun di tempat penyerahan dokumen, penyampaian berkas/dokumen menggunakan sistem antrian.
Selain itu, penerima berkas juga, membawa alat tulis masing-masing, menghindari jabat tangan/kontak fisik, penyediaan sarana sanitasi (cuci tangan dengan sabun), ruangan tempat kegiatan dipastikan kebersihannya.

Begitu pula dalam rapat pleno terbuka tentang penyampaian hasil penelitian persyaratan calon kepada Bapaslon dan Parpol, penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut melaksanakan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian COVID-19.

Menurut Hevy, protokoler kesehatan tersebut diantaranya, membatasi jumlah peserta yang hadir di ruangan, seluruh peserta dilakukan pengecekan kondisi suhu tubuh, paling tinggi 37,3 derajat Celcius.

Semua peserta mengenakan alat pelindung diri berupa masker dan sarungtangan jika diperlukan, menghindari jabat tangan/kontak fisik, ruang tempat kegiatan dipastikan kebersihannya, apabila rapat pleno terbuka melibatkan berkas yang diterima, dan berkas disterilisasi.

Selain itu, harus menghindari terjadinya kerumunan peserta di dalam dan di luar ruangan, serta mengimbau peserta untuk patuh melaksanakan protokol kesehatan.

Dikatakan, bahwa KPU Kabupaten Kendal kemudian memanfaatkan teknologi informasi dengan menyediakan siaran langsung kegiatan pendaftaran bakal pasangan calon, pengumuman hasil penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut pasangan calon untuk disaksikan oleh tim pendukung, pemantau pemilihan, media massa, dan masyarakat dari kediaman masing-masing.

“Kami berharapm sosialisasi ini bisa tersampaikan dengan baik kepada peserta khususnya Parpol, karena nanti Parapol yang akan mengusung pasangan calon, sehingga parpol sudah paham syarat yang harus dipenuhi,”terang Hevy. ( TIM)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close