Laka Maut Di Jalan Walisongo Semarang, 3 Pengendara Motor Tewas Di TKP

Truk bermuatan minuman nopol H-1642-ZY yang disambar dump truk nopol H-1042-AW dan terdorong menabrak 3 sepeda motor
Truk bermuatan minuman nopol H-1642-ZY yang disambar dump truk nopol H-1042-AW dan terdorong menabrak 3 sepeda motor


Kecelakaan maut terjadi di jalan Raya Walisongo, Tambakaji-Ngaliyan, Semarang, Senin (12/6/2017) sekira pukul 07.00 WIB.

Sebuah truk bermuatan minuman teh dengan nopol H-1642-ZY yang semula melaju dari arah timur ke barat hendak berputar balik dihantam dump truk tanpa muatan bernopol H-1042-AW dari belakang. Akibatnya truk H 1642 ZY terdorong dan menabrak sepeda motor Yamaha Mio  nopol H-2718-CY dan dua sepeda motor lain dari arah berlawanan (dari barat menuju ke timur) yaitu Honda Beat nopol H-4188-ABD dan Yamaha Jupiter nopol H-4930-VM.

“Pengemudi dump truk H-1042-AW diduga mengantuk, lalu menabrak bagian belakang truk H-1642-ZY yang hendak berputar balik, kemudian terdorong menabrak Mio yang melaju searah dari timur ke barat serta Beat dan Jupiter dari arah berlawanan,” ungkap AKP Sugito, Kanit Laka Satlantas Polrestabes Semarang.

0d6c6591-9674-485f-b1c2-4fbdf78b2acb

Akibat kejadian itu 3 orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian dan 1 orang menderita luka-luka.

  1. Suyatno, warga Ngepos-Jrakah Rt02/01,Tugu, Semarang, pengendara Yamaha Mio nopol H-2718-CY, meninggal dunia di TKP.

  2. Suparmi (48), istri Suyatno, yang membonceng Yamaha Mio nopol H-2718-CY, meninggal dunia di TKP.

  3. Rina Arfiana Setya Asih (20), warga Tanjungmojo, Kangkung, Kabupaten Kendal, pengendara sepeda motor Honda Beat H-4188-ABD, meninggal dunia di TKP.

  4. Imam Taufik (32), warga Kyai Mojo, Kabupaten Kendal, pengendara Yamaha Jupiter H-4930-VM menderita luka-luka.


Sementara kedua sopir truk yaitu Eko Budiyono (27) warga Kebayon, Desa Kasepuhan, Batang pengemudi dump truk H-1042-AW dan Sunarto (49), warga Desa Merbuh, Singorojo Kendal, pengemudi truk bermuatan minuman teh dengan nopol H-1642-ZY, tidak mengalami luka yang berarti.

Arus lalu lintas di jalan utama pantura Semarang-Jakarta itu sempat terganggu dan macet di kedua arah. Namun berkat kesigapan para petugas kemacetan dapat diurai dan lalu lintas dapat berjalan meski padat merayap, setelah para korban dan kendaraan yang mengalami kecelakaan dievakuasi.

Kini peristiwa itu tengah dalam penanganan Unit Laka Satlantas Polrestabes Semarang. (DN)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close