Mahasiswi Unnes Semarang Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kamar Kos

Warga sekitar rumah kos korban
Warga sekitar rumah kos berkerumun saat mendengar kabar ditemukannya korban yang meninggal dunia di dalam kamar terkunci.

Kamis tanggal 15 juni 2017 sekitar jam 10.00 WIB, puluhan warga di jalan. Kalimasada Raya No.88 Banaran, Kecamatan Gunungpati Semarang digegerkan dengan penemuan mayat seorang wanita di dalam kamar rumah kos yang diketahui seorang mahasiswi Unnes (Universitas Negeri Semarang).
Korban bernama Narumi Endhar Siwi (21 thn) mahasiswi semester 6 FE Unnes, warga jalan HOS Cokroaminoto gang Asri No.5 Kudus, Jawa Tengah.


Menurut keterangan saksi-saksi yang juga teman korban sendiri, sebelumnya korban pada hari Senin tanggal 12 juni 2017 jam 13.30 WIB, korban berkirim pesan via WA ke saksi hendak meminjam kunci kamar kos  karena korban hendak ke tempat kos tersebut.  Setelah kunci diberikan, kemudian saksi pulang ke Jepara.


Kemudian Selasa sekira pukul 12.00 WIB saksi lain melihat korban duduk di lantai bersama teman laki-lakinya, saksi melihat korban seperti kurang sehat. Saat ditanya, korban mengatakan bahwa tubuhnya berasa lemas. Saksi juga sempat menanyakan apakah korban sudah ke dokter atau belum dan dijawab korban sudah ke dokter bahkan sudah minum berbagai macam obat namun belum sehat juga.


Pada Rabu tanggal 14 juni 2017 jam 10:00 WIB, saksi lain melihat sepatu korban berada di luar dan pintu tertutup atau terkunci.


Kamis tanggal 15 juni 2017 jam 09.00 WIB, saksi pertama datang mau masuk kos namun tidak bisa karena dalam kondisi terkunci. Ia lalu menghubungi saksi lain untuk membukakan pintu. Ketika pintu berhasil dibuka, ternyata korban sudah meninggal dunia.




Jenazah korban saat akan dibawa ke RSUP Kariadi untuk dilakukan autopsi
Jenazah korban saat akan dibawa ke RSUP Kariadi untuk dilakukan autopsi

Belum diketahui secara pasti penyebab kematian korban. Tetapi dari mulut korban  mengeluarkan busa putih, sementara celana dan lantai kamar kos basah akibat terkena air kencing korban.
Polisi yang menerima laporan dari warga atas kejadian tersebut, langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mendapat petunjuk terkait dengan kematian korban. Sementara korban langsung dibawa ke RS Kariadi Semarang untuk dilakukan autopsi.


You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close