Menikmati Kopi Banaran Dialam Pegunungan

Wahana Wisata Kampung Banaran di Bawen Kabupaten Semarang.
Wahana Wisata Kampung Banaran di Bawen Kabupaten Semarang.


Ungaran-JM. Salah satu minuman yang kini kian digemari para penikmatnya, diantaranya berupa minuman kopi yang bikin ketagihan bagi penikmatnya. Dan jenis kopinya pun cukup beragam sesuai asal daerah penghasilnya seperti Kopi Aceh , Kopi Palembang dan lain sebagainya. Namun saat ini justru kopi yang sedang naik daun dan juga diburu para penikmatnya yaitu Kopi Banaran yang memang merupakan penghasil utama perkebunan Kopi Kampung Banaran milik PTPN IX yang terletak di Bawen Kabupaten Semarang. Dan selama ini wahana tersebut telah dijadikan destinasi wisata berbasis perkebunan kopi nan indah dan alami bernuansa pegunungan. Bahkan guna menarik para wisatawan, pihak pengelola disamping menyediakan cafe Kopi Banaran sebagai produk unggulannya juga melengkapi berbagai wahana wisata lainnya diantaranya wisata agro kaligua, semugih, krumput, Batu Jamus kampung karet, agro balong dan agro jolong . Menurut Assisten Manajer PTPN IX Banaran, Marjiun memaparkan beberapa keunggulan lokasi wisatanya merupakan tempat yang cocok untuk berlibur keluarga maupun rombongan korporate yang bisa memanjakan mereka guna mengusir penat dari kesibukan sehari-hari. Dan Caffe Banaran Ini disamping menyediakan berbagai minuman kopi'hasil dari kebun sendiri juga menyajikan menu daerah maupun masakan nusantara. Kemudian bagi yang ingin menikmati suasana alam perkebunan kopi sudah disediakan fasilitas kereta untuk mengelilingi areal tersebut.," Pokoknya para pengunjung betul-betul dimanjakan disini ," tuturnya kepada Media ini. Selanjutnya Marjiun pun menerangkan, jika pihaknya selama ini juga telah menggandeng warga sekitarnya untuk dilibatkan dalam turut berpartisipasi dalam menumbuhkembangkan destinasi wisata ini berupa merekrut tenaga kerja lokal, pengembangan produk UMKM lokal, dan tempat praktek kerja bagi sekolah yang ada disekitarnya. Dan berkat kerjasama yang baik dengan Masyarakat setempat, kini usaha wisata ini telah berkembang dengan memiliki 9 (sembilan) Cafe and Tea di Bawen, Gemawang, Semarang dan Kudus. Dan prestasinya pun sempat mencuat, karena pernah menyabet juara I Adhikarya Pariwisata tahun 2014, Juara II Penghargaan kepariwisataan kategori DTW dikelola Pemerintah 2014 dan Juara II Sapta Pesona Adhikarya Pariwisata bidang perhotelan Kabupaten Semarang Tahun 2016," Semua prestasi ini, kami syukuri dengan terus mengembangkan wahana lainnya yang dapat semakin memanjakan para pengunjungnya," pungkas Marjiun . Sebagaimana dari informasi yang dapat dihimpun luas areal perkebunan kopi banaran seluas 40.000 Hektar, berada diketinggian 480-600 Mdpl, suhu 29-30 Celcius. Dan Cafe Banaran yang berdiri sejak tahun 2002 lalu awalnya hanya sebuah warung kopi asli produk banaran dari kebun kopi getas dengan khas rasa Java Mocha serta varian classic, Premium dan Original. Disamping itu cafe tersebut juga dilengkapi Griya Robusta, meeting room Arabica, Rawapening Sky Garden , Gazebo, Lapangan Tenis, kolam renang dan Spa Kopi. Bahkan kini disediakan wisata edukasi tanaman kopi, karet , kakao dan seni membatik. (Tim Media Semarang)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close