Omnibus Law dinilai rugikan APBMI.

Ketua APMI Jateng, Romulo Simangunsong


Omnibus Law dinilai rugikan APBMI. Semarang- JM. Omnibus Law yang saat ini sedang dicuatkan Pemerintah Republik Indonesia, nampaknya masih memancing perdebatan panjang. Hal ini sebagaimana bakal dialami Asosiasi Pengusaha Bongkar Muat Indonesia ( APBMI ) . Menurut Ketua APBMI Jateng, Romulo Simangunsong yang merasa kecewa atas regulasi ini,"
Mengapa APBMI sebagai Asosiasi Resmi bidang PBM tidak dilibatkan dalam penyusunan draft RUU tersebut," ungkapnya. (Jum'at, 28/2). Bahkan Romulo juga minta ditinjau lagi aturan di Omnibus Law ,"
Harus ditinjau lagi pasal 91 berkenaan dengan Syarat harus Badan Usaha BUP yang boleh menjalankan Usaha di Pelabuhan, sedangkan untuk menjadi BUP syaratnya tidak mampu dipenuhi oleh perusahaan swasta yang sudah dulu ada dan beroperasi," imbuhnya. Selanjutnya Romulo juga menilai lahirnya Omnibus Law ini akan mematikan para pengusaha PBM di Pelabuhan," ini Khan sama juga membunuh kami, padahal dalam Pidato Presiden Jokowi di Rapimnas Kadin di Bali ditegaskan bahwa BUMN dan Pemerintah akan mendahulukan Perusahaan Swasta untuk bekerja seluas-luasnya," pungkasnya. Dalam Pantauan Media ini, memang lahirnya Omnibus Law telah menjadi perdebatan serius dikalangan para pelaku usaha serta pemangku kekuasaan yang semakin berdampak pada sektor ekonomi dan para pengusahanya. Termasuk berdampak bagi Para Pengusaha Pelabuhan yang sudah menahun mencari nafkah beserta ribuan karyawannya.(TIM)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close