Pelatihan Jurnalistik PWOI Jateng tetap sukses, tanpa kehadiran Gubernur.

Ketum DPP PWI IN didampingi para Ketua PWOI se Jateng
Ketum DPP PWI IN didampingi para Ketua PWOI se Jateng


Semarang-JM. Gubernur Jawa Tengah terpilih , Ganjar Pranowo mengungkapkan permaafannya atas ketidakhadirannya dalam Kegiatan Halal bil halal ( HBH) dan Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan Perkumpulan Wartawan Online ( PWO) Independen Propinsi Jawa Tengah di Hotel Pandanaran Semarang.(Sabtu, 28/7)." Hari ini? Mohon maaf saya masih ada acara di luar kota," ungkap Ganjar melalui Medsosnya. Sementara itu Ketua PWOI Jateng, Rahmat Da'wah tidak terlalu mempersoalkan ketidakhadiran Orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut," Nggak apa, yang penting Kami sudah berusaha secara resmi meminta Pak Gubernur membuka kegiatan ini. Tapi ternyata berhalangan dan tidak mengutus pejabat lainnya," ungkapnya. Namun Rahmat juga berharap agar dilain waktu bisa hadir di kegiatan PWOI," Memang ada peserta yang menanyakan batalnya Gubernur membuka acara, tapi gimana lagi , Beliau sedang sibuk," imbuhnya. Selanjutnya Ketum DPP PWO IN, Marnala Emi Manurung hanya tersenyum mengetahui Gubernur tidak bisa hadir," Yang jelas Kami sangat mengapresiasi atas suksesnya kehadiran peserta yang datang dari berbagai Daerah di Jateng, ini potensial," ujarnya. Sedangkan salah seorang Peserta dari Wonosobo, Edy sempat kecewa atas ketidakhadirannya Gubernur, tapi justru merasa terobati dengan kehadiran ratusan rekan-rekannya yang datang dari berbagai daerah," ini khan sukses, karena yang hadir lebih dari setengah total jumlah Kabupaten/Kota se Jawa Tengah," ungkapnya. Sebagaimana informasi yang dapat dihimpun Media ini, memang perhelatan yang digelar sebagai ajang seduluran dan peningkatan profesi antar para Jurnalis ini digagas untuk turut serta melawan berita Hoax serta untuk mengukuhkan perlindungan kepada para Wartawan yang kini mulai terkriminalisasi dan terpinggirkan," Kami melakukan kegiatan ini untuk mengangkat martabat dan perlindungan Wartawan, makanya Kami apresiasi Kepada Pangdam dan Kapolda Jateng yang telah mengutus perwakilannya. Karena Kami juga bekerja untuk Pancasila dan NKRI," pungkas Rahmat. Dan diketahui Kegiatan yang dikemas dengan Halal bil halal ini diikuti ratusan pesertanya yang datang dari Kabupaten/Kota se Jawa Tengah dengan model pendanaan secara patungan, tanpa bantuan APBD. ( Tim)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close