Polres Blora pantau distribusi Rasta di Desa-desa.

Polres Blora pantau distribusi Rasta di

Polres Blora saat memantau Rasta
Polres Blora saat memantau Rasta


Desa-desa.
Blora-JM. Penyaluran beras sejahtera atau rastra (dulu raskin), mendapat perhatian dari Kepolisian dan TNI. Seperti penyaluran rastra di berbagai Desa/Kelurawan seluruh wilayah Kabupaten Blora.

Di masing-masing Desa/Kelurahan, petugas Bhabinkamtibmas Polsek jajaran Polres Blora bersama anggota Bhabinsa Koramil jajaran Kodim 0721/Blora, terjun langsung ke lapangan dan melakukan pemantauan pembagian beras raskin kepada masyarakat. Pengawasan tersebut dilakukan guna mencegah adanya penyelewengan oleh perangkat desa dan menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.

Di samping itu juga sebagai upaya Kepolisian guna mendekatkan diri kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas. Kapolres Blora mengatakan, Polisi harus dekat di tengah masyarakat, sehingga merasa aman dan nyaman. Termasuk ketika ada pembagian beras sejahtera oleh pemerintah.

“Jajaran Bhabinkamtibmas Polres Blora melakukan pengawasan secara melekat terhadap pembagian raskin dilaksanakan di desa binaanya guna menghindari terjadinya penyalah gunaan wewenang dan salah sasaran,” ungkap Kapolres AKBP Saptono, S.I.K, M.H, Sabtu (27/01/18).

Selain melakukan pemantauan, anggota Bhabinkamtibmas bersama Bhaninsa juga membantu masyarakat memindahkan beras yang sudah dibagi menuju kendaraan warga yang digunakannya untuk mengambil beras.

Pemantauan tersebut bertujuan agar penyaluran raskin tepat sasaran, dan tidak ada penyelewengan. “Kami awasi penyaluran beras untuk masyarakat miskin agar sampai kepada orang yang berhak,” jelasnya.

Diharapkan, dengan pengawasan yang dilakukan Polres Blora dan Kodim 0721/Blora terhadap penyaluran beras untuk masyarakat miskin dapat menyukseskan program pemerintah. Karena proses penyaluran rasta bisa menimbulkan potensi gejolak di tengah masyarakat.

“Tentunya kami sangat senang bisa ikut menjaga kondusivitas bersama masyarakat Desa. Penyaluran rastra ini sebenarnya rawan dan bisa menimbulkan gejolak, namun semua itu bisa diatasi berkat pendekatan langsung kepada masyarakat,” pungkasnya.(Tim JM Blora)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close