Protes Angkutan on line, puluhan angkot mogok di Semarang.

Mogok Angkot di Banyumanik Kota Semarang
Mogok Angkot di Banyumanik Kota Semarang


Semarang-JM. Diduga kecewa atas kehadiran angkutan on line di Kota Semarang, puluhan sopir angkot jurusan ngesrep - bulusan melakukan aksi mogok di seputaran patung kuda UNDIP Semarang.(Kamis,24/8). Aksi mereka dimulai sejak pukul 07.45 Wib sampai dengan pukul 10.45 wib di Jl. Prof soedarto ( patung kuda )  Banyumanik Semarang yang diikuti sejumlah 50 angkot. Korlap Aksi, Markan mengungkapkan kekecewaannya atas semakin berkembangnya angkutan on line di Semarang yang dinilainya telah mengakibatkan berkurangnya pendapatan mereka," pendapatan kami sebagai angkutam kota berkurang 50 persen ,
Anak istri mau makan apa .," tuturnya dalam orasinya. Dan rencananya aksi ini akan terus berlanjut hingga ke Balaikota Semarang,"
Kami akan adakan mogok angkot dan akan kami perluas mogok angkot ini hingga ke Balaikota, bila tidak mendapatkan kejelasan kepastian tentang penanganan masalah angkutan online tersebut," tandasnya. Sebagaimana informasi yang dapat dihimpun media ini, para pengunjuk rasa menuntut agar pemerintah menghapus gojek online dan taxi online yang beroperasi di Kota Semarang. Bahkan tuntutan mereka pun dibentangkan dispanduknya yang bertuliskan
"Angkutan menolak tanrsportasi online " dan " kami angkutan kota jurusan ngesrep Undip bulusan R 08 E menolak keras transportasi online .," .Namun aksi ini berjalan tertib dan membubarkan diri setelah dilakukan pendekatan persuasif oleh Wakapolsek Tembalang yang telah menampung aspirasi para pengunjuk rasa untuk disampaikan kepada pihak terkait.

# Pengunjuk rasa di temui oleh Wakapolsek Tembalang:
- Menampung aspirasi dari Sopir angkot dan akan di teruskan ke pihak terkait. Kemudian mereka pun pulang dengan menggunakan angkotnya dan beroperasi sesuai trayeknya masing-masing.( Tim Media Semarang)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close