Prustasi sakit menahun, Seorang Ibu gantung diri di Blora.

Seorang Wanita Gantung diri di Blora.(selasa,15/8).
Seorang Wanita Gantung diri di Blora.(selasa,15/8).


Blora- JM. Masyarakat Dukuh Nglego, Desa Purworejo, Kecamatan/Kabupaten Blora gempar dan dikejutkan adanya salah seorang warganya yang bernama Tamsun (40) perempuan, petani yang ditemukan dalam kondisi gantung diri di kayu blandar dapur rumahnya. ( Selasa ,15/8).
Kemudian aparat kepolisian Blora langsung menangani kasus gantung diri yang dilakukan oleh ibu Tamsun tersebut. Kepala Kepolisian Sektor Blora Kota AKP Sudarno, S.H di ruangan menyatakan, korban murni bunuh diri karena dugaan akibat penyakit yang dideritanya.
"Korban gantung diri ini dilakukan di dapur rumahnya Dukuh Nglego, Desa Purworejo, dikarenakan sakit maagh menahun yang dideritanya," ujarnya.
Ditambahkan Sudarno bahwa peristiwa gantung diri ini diketahui pertama kali oleh anak korban bernama Nur Hafid (11) usai pulang sekolah. Dirinya kaget saat memanggil ibunya tidak dijawab setelah dicari ternyata ibunya telah menggantung di atas kayu blandar dapur dengan seutas kain yang melilit lehernya.

Secara spontan Nur Hafid pun berteriak meminta tolong kepada tetangganya bernama Sunardi dan Juwarni. Mendapati kejadian itu sontak warga sekitar digegerkan dan melaporkannya ke Mapolsek Blora Kota.

“Anggota langsung mendatangi TKP dan bersama warga langsung menurukan jazad korban yang masih dalam keadaan menggantung. Hasil penyelidikan tidak ada ditemukan unsur tindak kekerasan di tubuh korban," ucap Kapolsek Blora Kota.

"Dari hasil pengecekan di lokasi kejadian bersama petugas medis Puskesmas setempat didapati bahwa pada leher korban terdapat lilitan tali selendang warna merah dengan panjang sekitar 2 meter bersimpul tali hidup," katanya lagi. ( Tim Media Blora)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close