PWOI Jateng minta Polisi usut tuntas Pembunuhan Wartawan Dufi

IMG-20181121-WA0002Semarang-Ketua Perkumpulan Wartawan Online (PWO) Independen Jawa Tengah, Rahmat Da'wah meminta.agar Polisi mengusut tuntas atas tewasnya Wartawan Abdullah Fithri Setiawan atau Dufi yang
diduga dibunuh secara sadis dimasukan kedalam Drum yang ditemukan seorang Pemulung di Kampung Narogong Bogor Jawa Barat.(Minggu, 18/11)," Ini pembunuhan yang biadab tidak berprikemanusiaan, Kami mengutuk kasus ini dan minta Polisi agar segera mengusut tuntas kasus ini,"ujarnya. (Selasa,20/11). Dan Rahmat juga merasa berduka.atas Musibah yang menimpa Rekan seprofesinya itu,"'Kami dunia Jurnalis turut berduka cita atas pembunuhan Dufi, dan ini peringatan dini bagi semua Wartawan agar selalu Waspada dalam menjalankan tugasnya,"tandasnya. Sementara itu sebelumnya melalui rilisnya,
Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu'ti (50) menduga pembunuhan terhadap karyawan Stasiun Televisi Muhammadiyah, Dufi dilakukan dengan cara yang sadis. Pasalnya, polisi menemukan luka terbuka disekujur tubuhnya saat diotopsi polisi.

Atas meninggalnya pria yang memiliki nama asli Abdullah Fithri Setiawan itu, kata Mu'ti, juga membuat organisasi Muhammadiyah sangat berduka.

"Itu pembunuhan yang sangat sadis. Muhammadiyah sangat berduka," ujarnya sebagaimana dikutip Tirto melalui pesan singkat, Senin, (19/11/2018).

Mu'ti juga meminta pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas pelaku dan dalang di balik peristiwa pembunuhan tersebut. Selain itu, kepolisian juga diminta meningkatkan keamanan di lokasi terbunuhnya Dufi.

"Akhir-akhir ini banyak terjadi pembunuhan yang kejam dan tidak berperikemanusiaan," tuturnya.
Diketahui Jenazah Dufi sudah diotopsi oleh kepolisian. Hasilnya, ditemukan banyak luka terbuka disekujur tubuhnya yang merupakan bekas tindakan kekerasan. Dan jenazah Dufi sudah dimakamkan di TPU Budi Darma Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, sekitar pukul 07.30 WIB, Senin (19/11/2018) lalu.
Abdullah Fithri Setiawan atau Dufi adalah seorang mantan jurnalis di sejumlah media. Mayat Dufi sebelumnya ditemukan di dalam drum oleh seorang pemulung bernama Santi, yang tengah mengais sampah di sekitar lokasi kejadian di Kampung Narogong, Klapanunggal, Kabupaten Bogor Jawa Barat pada Minggu (18/11/2018) sekitar pukul 06.00 WIB.

Santi awalnya mengira isi tong yang dikeruknya berisi sampah. Namun yang mencurigakan adalah tong tersebut tertutup lakban hitam, hingga diketahui isinya adalah mayat Dufi.(TIM)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close