saber pungli memeriksa Camat Mijen, Kota Semarang

SEMARANG - Kasus suap pungutan liar (pungli) terjadi lagi. Kali ini tim saber pungli memeriksa MY, Camat Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah terkait dugaan pungutan retribusi parkir di kawasan sirkuit Mijen Semarang.

"Emang benar, ditemukan dugaan itu dan dalam hal ini dilakukan pengumpulan barang bukti dan saksi yang ada," ujar Ketua Tim Saber Pungli Kota Semarang, AKBP Enrico Sugiarto Silalahi di Mapolrestabes Semarang, Senin (16/4/2018).

Enrico menyatakan, beberapa waktu lalu dilakukan sidak di dua tempat terpisah, ternyata tim kedua yang dipimpin Kasipidsus Kejari Semarang menemukan dugaan pungli di Mijen.

Sidak tersebut, lanjut Enrico,  berdasarkan laporan masyarakat terkait pungutan parkir di sirkuit tersebut ketika ada acara balapan tanggal 6-7 April. Parkir kendaraan roda 2 yang semestinya Rp1.000 jadi Rp5.000, sedangkan roda 4 yang seharusnya Rp2.000 menjadi Rp10.000.

Ditambahkan Enrico, beberapa waktu lalu ada kegiatan di Sirkuit Mijen, di situ mereka mengutip tidak sesuai perda nomor 3 tahun 2012 pasal 23.

Selanjutnya, Camat Mijen MY, diperiksa dalam kasus tersebut. Namun dalam dugaan kasus suap pungli tersebut belum terbukti kalau Camat ikut terlibat dalam dugaan sebagai kordinator parkir.

Sementara, belum ada terbukti dan ditahan dalam kasus suap pungli tersebut. Laporan itu hanya dari aduan warga bukan dari laporan resmi.

"Dari hasil yang diperoleh parkir sejumlah Rp15,9 juta uang tersebut diduga digunakan untuk mentraktir membeli makan dan minum. Masih terus kita selidiki, apabila terbukti segera ditindaklanjuti," terangnya

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close