Satgas GNPK Jateng Siap Pantau Dana Covid 19

Kudus-JM. Ratusan Satuan Tugas ( Satgas) Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi ( GNPK) Jawa Tengah mendeklarasikan kesiapannya untuk memantau Dana Covid 19 diseluruh Kabupaten/Kota se Jawa Tengah. Hal ini sebagaimana disampaikan Sekretaris GNPK Jawa Tengah, Rahmat Da'wah dalam Pemantapan Satgas GNPK Kabupaten Kudus, Rembang, Pati , Jepara dan Demak di Kedai Giants Jalan Raya Kudus-Semarang.(Sabtu, 16/5).," Kami ada ratusan Satgas se Jateng yang sudah disiapkan untuk memantau Dana Covid 19 dan gerakan pemantapannya dimulai dari Pantura Timur yang jumlahnya mencapai 50 personil," ujarnya. Dan Rahmat juga salut atas keikhlasan dan semangat para Satgas untuk memantau Corona," Mereka dengan semangat dan biaya sendiri dalam suasana puasa bisa koordinasi bareng untuk memantau Dana Covid 19, itu Khan jihad untuk berantas korupsi ," imbuhnya. Selanjutnya Rahmat juga memaparkan Personil serta tehnis pemantauan Dana Covid 19 sampai ke Desa-Desa," Personil Satgas sudah siap ratusan personil se Jateng dengan tugas memantau penggunaan Dana Covid 19 sampai ke Desa-Desa di Jateng. Semoga semua ini menjadi Amal baik untuk membantu pemerintah dalam menyelamatkan uang Negara dari Para Koruptor," Jelasnya. Sementara itu Salah Seorang Satgas GNPK Kudus, Sofyan mengungkapkan hasil temuannya Bantuan Non Tunai berupa barang sembako disinyalir ada permainan harga Mark up," Ada harga beras yang harganya Rp 15 ribu per kilogram, tapi kualitasnya sangat rendah. Ini Khan distributornya ngambil untungnya sangat banyak. Makanya saya usulkan agar bantuan itu bisa semuanya berupa uang agar tidak dikorupsi para distributor yang memark up harganya," ujarnya. Sedangkan Komandan Satgas Kudus, Moh. Sugiyanto memang dalam prakteknya bisa dipastikan korupsi terselubung bisa selalu terjadi setiap saat," Dalam penganggaran di Daerah biasanya lebih banyak dana operasionalnya ketimbang Bantuan langsungnya ke Warga. Biasanya biaya rapat, konsumsi, sosialisasi dan kegiatan lainnya anggarannya digelembungkan , itu Khan korupsi. Kebetulan Khan saya mengamati dari pengalaman yang dilakukan mereka," ujarnya. Namun Sugiyanto juga bersyukur dengan hadirnya Satgas ini,"Saya salut masih ada Organisasi yang peduli untuk memantau Dana Covid 19. Makanya kemarin saat diinformasikan teman, terus gabung," ujarnya. Selanjutnya Ketua GNPK Pati, N Ajie Gunawan menjelaskan Satgas GNPK ini pergerakannya harus dioptimalkan memantau penggunaan Dana Covid 19 agar terhindar dari Korupsi," Ketum Kita Khan juga bagian dari Saber Pungli, Wakil Ketua Peradi dan Ahli Watimpres RI. Ini Khan peluang baik , karena segala temuan kita dilapangan bisa disinergikan dengan Beliau yang bisa dijadikan masukan atau evaluasi ke Pemerintah Pusat," ungkapnya. Senada juga disampaikan rekan satgas lainnya Komandan Satgas Rembang, Agus mengungkapkan bahwa dalam penanganan Covid 19 di Daerahnya harus terus dipantau dengan baik dan mampu mengumpulkan datanya yang valid," Ya dilapangan memang harus banyak tehnik untuk mendapatkan informasi, Saya rasa semuanya sudah banyak pengalaman dilapangan, terutama yang berlatarbelakang Jurnalis mendapat data bisa lebih mudah," ujarnya. Dalam Pantauan Media ini, Memang sejak digelontorkannya dana Covid 19 dari Pemerintah Pusat yang diikuti gelontoran dana di daerah-daerah. Maka GNPK dengan maklumatnya yang diterbitkan Ketum DPN GNPK mengintruksikan agar semua aktivis GNPK seluruh Indonesia untuk membuka Pos Pantau Covid 19 di daerahnya. Dan laksana gayung bersambut, semua Aktivis GNPK melaksanakan Maklumat tersebut dengan melakukan pemantauan dan atau kepedulian terhadap para terdampak Covid 19 , termasuk di Jateng," Saya lihat GNPK Pekalongan, Semarang, Kendal , Blora dan Pemalang , justru disamping memantau penggunaan dana Covid 19, tapi juga melakukan Bhakti Sosial dan juga melakukan penyemprotan ruang-ruang publik guna membasmi Corona, Ya Saya apresiasi kerja sosial mereka," Pungkas Rahmat. ,(TIM)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close