Sekjen Kemenhan RI Beri Kesempatan Para Santri Ikut Komcad

Semarang- JM. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan ( Kemenhan) RI, Laksdya TNI Dr. Agus Setiadi memberikan kesempatan Para Santri di Jawa Tengah untuk bisa mengikuti Komando Cadangan ( Komcad) yang dicanangkan Kementerian Pertahanan RI," Saat ini Kemenhan RI sedang mempersiapkan Program Komcad untuk turut membantu dalam bela Negara, dan Kami mengajak Para Santri pun bisa mengikuti Program ini sesuai persyaratan yang akan dibuka Pendaftarannya disemua daerah," ungkapnya saat Telekompren bersama Forum Santri Indonesia(FSI) Jawa Tengah.(Jum'at, 30/5). Dan Agus juga menjelaskan Komcad ini merupakan Komponen Cadangan guna mendukung Komponen Utama yang selama ini dilaksanakan TNI dalam Pertahanan Bela Negara sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN).
," Saat ini jumlah TNI hanya 440 ribuan, dan itu tidak cukup untuk menjaga pertahanan NKRI yang luas wilayahnya luas serta penduduknya yang banyak. Makanya dibutuhkan Komcad dari Rakyat guna mendukung TNI dalam bela Negara," imbuhnya. Selanjutnya Agus juga memaparkan untuk mengikuti Program Komcad memang ada persyaratannya, karena bagi Mereka yang memenuhi Syarat akan dilatih Bela Negara selama 3 (Tiga) bulan di Puslatpur diberbagai daerah di Indonesia.
,"Komcad itu bukan wajib militer sebagaimana diberlakukan di Amerika Serikat, tapi Komcad adalah untuk memperkuat komponen utama yakni TNI. Komcad bukan Wamil , tapi dilakukan secara sukarela bagi Warga Negara Indonesia usia 18-35 tahun, Mereka jika memenuhi persyaratan akan diberikan uang selama mengikuti Diklatsarmil juga dibuatkan seragam," terangnya.
Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gus Taj Yasin Maemon menegaskan bahwa Para Santri selama ini memang telah diajarkan nilai-nilai kebangsaan di Pondok Pesantren," Ya penting guna memperkuat Para Santri dalam bela negara," ungkap Putra Mbah Kyai Maemon yang juga Ketua Penasehat FSI Jateng ini. Sedangkan Ketua FSI Jateng, Gus Jodi Bahaudin merespon Positif atas kepercayaan Kemenhan RI untuk mengajak Para Santri dilibatkan dalam bela Negara," Kami sudah mempersiapkan ajakan tersebut dan Program bela Negara ini sebelumnya sudah bisa dilaksanakan. Namun dengan Corona ini sempat tertunda," ujarnya.
Dalam Pantauan Media ini, memang beberapa bulan ini Kementerian Pertahanan RI telah melakukan sosialisasi Program Komcad ini dengan sasaran para kawula muda milenial yang bekerjasama dengan Kemendikbud RI. Dan rencananya usai lebaran ini akan segera dibuka pendaftaran, tapi karena Wabah Corona Program Komcad agak tersendat.
Selanjutnya
Para Komcad ini nantinya direkrut dari berbagai kalangan yang bisa digunakan dalam bentuk mobilisasi pasukan melalui arahan presiden
yang dijadikan Cadangan Bela negara dalam keadaan bahaya atau darurat dan itu harus dinyatakan oleh presiden dan harus disetujui oleh DPR," Mereka yang telah dilatih selama 3 bulan akan dikembalikan ke daerah asalnya sesuai profesinya, atau akan ditempatkan di NKRI dan akan diberikan pangkat ," pungkas Sekjen Kemenhan RI, Lasyda Agus Setiadi dalam Telekomprenya. ( TIM)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close