Siwo PWI Jateng Berhasil Kandaskan Tim Terang Bangsa Allstar 4 – 3

Melalui perjuangan yang cukup melelahkan Tim Siwo PWI Jateng akhirnya berhasil mengandaskan Tim Terang Bangsa (Terbang) Allstar skor 4 - 3 dalam laga revans di Stadion Terbang, Rabu (27/10) . Gol kemenangan Siwo diciptakan Wahyu Bambang Puskesmas (Wahyu BP) menit ke -20 dan 40, Arief Rahman Hakim (ARH) menit ke-30 dan Trinil menit ke-70. Gol balasan Terbang dicetak Erwin menit ke-25, Agus menit ke-75, dan Sukimin menit ke-85.

Partai melawan Terbang sore kemarin, bagi Siwo adalah partai "balas dendam". Karena dalam laga sebelumnya Siwo dikalahkan secara telak skor 3 - 1.
" Perjuangan teman-teman dalam partai revans sungguh luar biasa. Kemenangan ini, sebagai penebus kekalahan dalam partai sebelumnya,"papar Koordinator Tim Siwo Gunawan.
Pada babak pertama Coach Andi menurunkan pemain andalannya. Lini belakang diisi Fery, Aradea, Kris dan Yuda. Posisi tengah ada Gunawan, Agung, Mudric, dan Komari, ujung tombak ARH, dan Wahyu BP. Penjaga gawang masih paten Wahyu Metro.
Sayang Siwo kehilangan dua bek andalannya, Afri dan Kapten Swasta Wahid. Keduanya sakit radang tenggorokan dan pilek. "Tanpa dua pemain ini, counter attac Siwo kurang greget,"terang Gunawan.
Wasit meniup tanda pertandingan dimulai, kedua tim berinisiatif memperagakan permainan cepat.
Siwo yang diintruksikan untuk main tenang, berani menguasai bola dan membentuk segi tiga dalam setiap pergerakan. Trik itu dijalankan cukup baik oleh Komari dkk.
Pertempuran di sektor tengah cukup seru dan terlihat imbang. Lini tengah Terbang yang didominasi mantan pemain era 95 Memet, Wasiatno, Mulyadi, dan Slamet beberapa kali menyuplai bola ke pemain depan Erwin dan Agus. Kedua ujung tombak Terbang, beberapa kali dengan gerakan lincahnya merepotkan barisan pertahanan Siwo. Untung pertahanan Siwo yang digalang Fery bagaikan pohon asem roboh, sulit ditembus.
Gol bagi Siwo menit ke-20 berawal dari bola dikuasai kiper Wahyu Metro diberikan ke gelandang bertahan Gunawan atau lebih sering dipanggil Gunzales. Bola diteruskan ke bek sayap kiri Yuda yang menyisir maju ke depan. Mendekati jantung pertahanan, Bola disodorkan ke Wahyu BP yang berdiri bebas, tanpa ampun bola digenjot dan terciptalah gol pertama bagi Siwo.
Sayang unggul satu gol, tidak berlangsung lama. Melalui serangan balik, Mulyadi memberikan umpan long ke striker Terbang Erwin. Dikira offside, barisan pertahanan membiarkan. Kris berusaha mengejar tapi sudah kalah langkah, striker kurus ini dengan cerdas memperdaya kiper Wahyu Metro.
Skor imbang membuat pemain Siwo terbakar semangat. Betul saja, striker berbadan kekar ARH menit ke -30 melakukan tugasnya dengan baik. Dimulai dari pergerakan antara Luka Mudrik dan Agung AWD dilini tengah. Bola diterima Yuda, melihat ARH berlari menusuk bola trupas disodorkan. Umpan manja ini dikonversi dengan tendangan keras masuk dipojok kanan.
Termasuk gol ketiga menit ke-40, tidak lepas dari lincahnya ARH dalam mengelabui lawan. Setelah melewati dua pemain lawan, bola di tepis kiper Suroso. Bola muntah, berusaha direbut Gunzales dan berhasil. Sayang plesing pemain bernomor punggung 13 itu, hanya mengenai tiang gawang. Wahyu BP melihat bola berbalik, langsung mendorong dan terciptalah gol ketiga. Sempat terjadi protes dari kubu Terbang, karena Wahyu BP dianggap offside terlebih dahulu. Wasit tetap pada pendirian, gol tetap sah.
Unggul 3 -1 tidak mengurangi itensitas anak-anak jurnalis melakukan serangan. Tercatat ada 2 peluang emas yang gagal tercipta pertama gol tendangan keras gelandang bertahan Gunawan di luar kotak pinalti hanya mengenai mistar gawang. Komari juga melakukan hal yang sama, tendangannya mengenai tiang gawang.
Menginjak babak kedua, coach Andi mengganti semua pemain, hanya meninggalkan kiper Wahyu. Sementara Terbang terlihat tambal sulam di lini tengah dan belakang dengan memasukkan pemain yang lebih segar.
Kualitas pemain Siwo pada babak kedua sama baiknya dengan babak pertama. Di lini belakang ada Rinto, Chipa, Andi 7 dan Januar. Di lini tengah bercokol Imam, Musholin, Andi A, dan Lanang Wibisono (LW). Ujung tombak Trinil dan Lutvi.
Siwo mengawali dengan serangan yang dibangun dari sisi kiri Januar. Bola diarahkan langsung ke jantung pertahanan Terbang. Bola diterima LW, diumpankan ke Lutvi. Dibawa masuk ke tengah, dipassing ke Trinil. Meski ditutup dua pemain Terbang Yatin dan Supri. Trinil masih bisa menceploskan bola ke gawang lawan dan menambah kedudukan menjadi 4 - 1.
Pada menit ke-70 hujan turun dengan lebat. Lapangan licin, hal ini menjadikan konsentrasi Rinto dkk mulai pudar. Banyak kesalahan dibuat sendiri. Mulai salah umpan, kehilangan bola sendiri.
Hal ini dimanfaatkan betul oleh Wasiatno dkk. Kurang dari 15 menit tercipta gol bagi Terbang yang diciptakan pemain pengganti Agus dan Sukimin. Bahkan menit menjelang bubaran Terbang mendapat pinalti setelah kiper Wahyu menerjang pemain lawan. Siwo patut bersyukur tendangan pinalti Yeremia melenceng jauh dari tiang gawang. Sampai wasit meniup peluit panjang tanda berahirnya pertandingan skor masih sama 4 -3 untuk keuggulan Siwo.
Pelatih Siwo Andi S memuji permainan Rinto dkk. "Permainan tim Siwo sudah sesuai harapan. Sayang babak kedua turun hujan, menjadikan konsentrasi pemain kurang fokus," jelasnya.
Koordinator Siwo Gunawan mengungkapkan sangat mengapresiasi kemenangan melawan Terbang. Mengingat lawan, merupakan tim mapan baik organisasi tim maupun skill individu.
Pertandingan sore hari ini sekaligus sebagai ajang seleksi guna persiapan turnamen antar Siwo se-Indonesia yang dikemas Latber Siwo yang akan berlangsung di Yogyakarta 12-14 November mendatang.
Koordinator Terbang Erwin menyampaikan ucapan terimakasih kepada Tim Siwo sudah bisa main bareng dengan Terbang.
"Kami sangat senang bisa sparing dengan Siwo. Kami akan prioritaskan Siwo bisa main bareng dengan kita lagi," terangnya.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close