Sopir Kecap Ditodong Gerombolan Pemuda di Semarang.

Salah seorang korban perampokan menunjukkan lukanya.
Salah seorang korban perampokan menunjukkan lukanya. 


Semarang-JM. Sopir dan kernetnya ditodong oleh sekelompok pemuda tak dikenal dengan clurit sekira pukul 21.30 Wib di Mlati Harjo Semarang (Jum'at, 4/8) lalu.
Peristiwa tersebut berawal dari pantauan sopir riyanto ( 44 th) mengambil barang daganganya di pati berupa kecap yang akan disetorkan kepada nasabahnya di mlati harjo semarang, kemudian setelah sesampainya ditempat tujuan oleh sopir langsung bongkar untuk dikirimkan pada konsumen yang memesanya, usai bongkar sopir dan keneknya ketika akan pergi meninggalkan tempat bongkaran datanglah segerombolan pemuda berjumlah empat orang berboncengan, selanjutnya salah satu yang berboncengan
Menghampiri sisopir selanjutnya pemuda tersebut meminta sopir uang namun saat itu juga dihampiri oleh pihak si prasetyo keneknya diberikan uang To 20 ribu. Namun ditolak oleh sipemuda selanjutnya mereka justru menghendaki isi dompet dan handphone korban. Dan tentu saja sopir tidak menghendaki hal itu pada saat itu, kemudian kejadian memuncak alhasil sopir yang berada diatas truc dibabat degan clurit yang mengenai paha bagian kanan dan perut bagian bawah selanjutnya dengan adanya penganiayaan tersbut prasetyo ( sopir ) tidak ambil diam lalu
Mereka ambil besi yang ada dimobil dipukulkan kemudian pemuda tersebut jatuh namun masih ada perlawanan terhadap sikenet dengan perlawanan tersebut sikenek alias prasetyo terkena juga sabetan clurit sibrandal di punggung bagian kiri dan dengkul kiri pergelangan tangan bagian kanan, ketika dimintai untuk melaporkan pada pihak yang berwajib mereka mengatakan nanti aja pintanya dan ini perlu diwaspadai bagi sopir yang lain pinta korban dan perlu pengawasan patroli petugas kepolisian juga dan harus sering juga dilakukan patroli pintanya dan kejadian tersebut ," intinya perlu waspada para sopir jika melewati daerah itu, dan pihak kepolisian perlu sering melakukan patroli ," tuturnya. (Tim Media Semarang)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close