Tim Siwo Jateng Mulai Tancap Gas Persiapan Porwanas di Malang

SIWO PWI Jateng mulai tancap gas melakukan uji tanding. Setelah istirahat hampir sebulan usai mengikuti gelaran nasional turnamen antarwartawan memperebutkan Piala Gibran di Solo. Tim Siwo Jateng berhasil merebut juara 3 setelah dalam semifinal dikalahkan Tim DKI Jakarta 1-0.

Kali ini, laga persahabatan di Lapangan Merbau, Sabtu (19/3), lawan yang dihadapi adalah Klub Patra SPHINX (PS) yang didirikan Wali Kota Semarang di kala itu Hadiyanto.
Hanya saja, tim asuhan Andi Sugiarto ini belum bisa memberikan hasil maksimal, karena kalah tipis 2-1.
Dua gol PS seluruhnya terjadi pada babak pertama diciptakan Fatah menit ke-20 dan Lekdi menit ke-35.
Gol memperkecil ketertinggalan lewat kaki Ahsan Mustofa menit ke- 75.
Sejak kick off babak pertama kedua tim terlihat saling menyerang dengan memanfaatkan lebar lapangan. Hanya, saja lapangan sedikit "bletok" karena sebelum pertandingan sempat hujan deras, menjadikan permainan kedua tim kurang berkembang.
Tim PS yang banyak dihuni pemain berpengalaman, memperlihatkan kepiawaian membombadir pertahanan Siwo.
Untung pertahanan tim wartawan yang dikoordinir Ian Firhanusa, Yuda Kelinci, Afri dan Andika bagaikan tank Rusia yang sulit ditembus lini depan PS. Termasuk kiper Rinto harus jatuh bangun mempertahankan gawangnya dari kebobolan.
Siwo sendiri tidak tinggal diam, melalui gelandang Imam dan Gunawan berusaha menyuplai bola kedepan. Dibantu dua wing Wahyu GP dan Wahyu KS yang rajin memberikan umpan crossing ke jantung pertahanan lawan. Sayang duet striker Agung dan Suradi sering kalah berduel dengan barisan pertahanan PS yang dikawal Didit, ompong, Arif dan Lekmi.
Prahara bagi Siwo terjadi ketika mendapat serangan balik yang dibangun gelandang serang Agung Basio, dan Wisnu. Umpan trupas Agung diselesaikan Fatah menit ke- 20.
Gol ini, diprotes pemain Siwo, karena salah seorang pemain PS sudah terlebih dahulu terjebak offside. Namun wasit Lek Joe tetap mengesahkan gol tersebut.
Menjelang akhir pertandingan babak pertama, PS mendapat hadiah tendangan pojok. Terjadi scrimed di area penalti, bola muntah di kaki Lekdi, tanpa ampun bola yang diplessing gagal ditangkap Rinto dan terciptalah gol kedua bagi PS.
Usai turun minum, coach Andi Sugiarto menurunkan pemain terbaiknya. Masuk Ahsan Mustofa, Erwin Ardian, Kukuh dan Diaz.
Benar saja, masuknya pemain ini menambah daya dobrak lini depan Siwo.
Serangan bergelombang terus dilancarkan. Wajar kiper Fikar tak punya jeda untuk beristirahat.
Tercatat empat peluang emas terbuang sia-sia. Tendangan Ahsan dan Kukuh melambung sebagian lagi berhasil ditepis kiper andalan PS Fikar.
Pada menit ke-70 melalui kerja sama yang apik, setelah melalui serangan bertubi-tubi, akhirnya Ahsan berhasil membobol gawang PS.
Sampai wasit meniup peluit panjang kedudukan tidak berubah skor 2-1 untuk kemenangan Patra SPHINX.
Pelatih Siwo Jateng Andi Sugiarto tidak mempermasalahkan menang kalah. Karena yang diharapkan, Ahsan dkk bisa bermain lepas, kerja sama tim bisa berjalan bagus.
"Teman-teman masih belum padu. Maklum, sejak mengikuti Piala Gibran Februari lalu, baru kali ini kembali bermain bareng," terangnya.
Koordinator Siwo Gunawan berharap, teman-teman yang tergabung di Tim Siwo Jateng kembali semangat untuk berlatih. Mengingat Porwanas sudah dekat, yakni September mendatang.
" Kita akan mengupayakan lapangan untuk homebase Siwo Jateng. Sehingga kita bisa fokus untuk berlatih. Diharapkan tim Jateng bisa kembali berprestasi," terang Gunawan.

Penulis : Risky Rachmatika W
Editor : Yani

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close