Tuntut Pasar dibangun, Ratusan Pedagang Pasar Kaliwungu gerudug Dewan

IMG-20180412-WA0001Kendal- JM. Para korban kebakaran pasar pagi kaliwungu Kendal Jateng mendatangi gedung DPRD Kendal .(Kamis,12/4). Mereka menuntut agar pasar Kaliwungu terdampak kebakaran agar segera dibangun kembali dan dilakukan penataan relokasi para pedagang yang lebih baik," Kami mintanya segera pasar yang merupakan lahan nafkah untuk dibangun lagi," ujar seorang pedagang di gedung dewan.

Sementara itu Mantan Ketua DPRD Kendal, Sutrimo yang juga hadir ditengah-tengah para pendemo menyatakan keprihatinannya atas kurang tanggapnya pihak Pemerintah Kabupaten Kendal terhadap Nasib para pedagang korban kebakaran," Mestinya gunakan saja dana tak tersangka dengan persetujuan pimpinan dewan untuk segera membangun pasar tersebut, atau bisa juga dimasukan di Anggaran perubahan, kasihan mereka kalau gak diurus," tuturnya.

Sedangkan Bupati Kendal, Mirna Annisa berjanji akan membangun kembali pasar Kaliwungu melalui APBD Kendal," Kami bersama DPU akan membangun lagi, tapi khan harus dilakukan sesuai aturan. Karena kalau menyalahi bisa masuk penjara semua," ujarnya. Bahkan Mirna pun langsung merespon usulan para pedagang untuk meninjau langsung pasar Kaliwungu yang terbakar," Ya kami siap jalan-jalan ke lokasi pasar setelah pertemuan ini," imbuhnya.

Namun Ketua DPRD Kendal, Prapto Utono justru pemerintah kabupaten kendal terkesan lambat dalam penanganan pasar terbakar kaliwungu," saya sudah menyarankan agar segera dibangun pasar Kaliwungu, tapi Bupatinya lambat penanganannya," ujarnya.

Sebagaimana diketahui Pasar Pagi Kaliwungu Kendal telah terbakar beberapa waktu lalu yang menghanguskan ratusan kios serta barang-barang milik para pedagang. Dan para korban kebakaran secara swadaya membangun kios sementara agar bisa berjualan. Karena pihak Pemerintah Kendal nampaknya masih lelet dalam penanganan relokasi para pedagang korban kebakaran. * Tim Jantramas.com

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close