Wabup Kendal wadul Ketua Dewan Diduga kurang harmonis hubungannya dengan Bupati Kendal

Kendal-JM.Selama ini kabar tersiarnya kurang harmonisnya hubungan antara Bupati Kendal dan Wakilnya disinyalir hanyalah isu yang dihembus-hembuskan kan oleh para lawan politiknya. Namun hal ini menjadi mengejutkan setelah Wakil Bupati Kendal , Masrur Masykur mengakuinya ada ketidak harmonisan antara dirinya dengan Orang nomor satu di Kabupaten Kendal. Bahkan Masrur mengungkapkannya dihadapan Ketua DPRD Kendal,” Ya memang selama ini hubungan kami kurang harmonis , karena tugas saya khan membantu Bupati. Kemudian jika tidak diminta bantuan saya seperti ini,” tuturnya di Ruang Ketua DPRD Kendal.
Ditambahkan Masrur, rencananya mulai Bulan depan (Red: Bulan Maret 2017) saya tidak lagi dibolehkan memberikan disposisi bantuan untuk Masyarakat,” Disposisi bantuan untuk Masyarakat aja saya dilarang mulai bulan depan, padahal dalam peraturannya saya juga bertugas untuk melakukan pengawasan SKPD di Kendal, gimana ni,” imbuhnya
Sementara itu Ketua DPRD Kendal, Prapto Utono justru menyesalkan pihak Bupati Kendal yang tidak memberikan porsi tugas dan fungsinya kepada Wakilnya, “ Itu menyalahi peraturan perundangan , mestinya harus diberikan fungsi,” tuturnya.
Namun Prapto akan mencoba mengundang Bupati Kendal yang diantaranya terkait permasalahan ini,” Tapi ya itu Bupati Kendal hingga saat ini sudah sepuluh kali tidak mau datang di Rapat DPRD Kendal,” tandasnya.
Selanjutnya Ketua FORKOM LSM Kendal, Maksum juga merasa prihatin atas fenomena para pemimpin Kendal yang kurang harmonis hubungannya, bahkan pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan audensi dengan pihak-pihak terkait atas permasalahan Kendal ini,” Wah itu tidak benar, karna aturannya khan Bupati dan Wakil Bupati sudah diatur Undang-undang tugas kerjanya, Insya Allah kami akan mempertanyakan hal ini ke Rapat Dewan,” ujarnya.
Sedangkan Tokoh LSM Kendal lainnya dari SIBOLI (Red: Singorojo, Boja dan limbangan), Rusmono Rudi Nuryawan mengharapkan kedua Pejabat tersebut segera akur dalam mengelola pemerintahan Kendal,” Saya berharap keduanya akur, karena kasihan Rakyatnya. Memang setiap kepemimpinan Bupati Kendal dan wakilnya sejak dulu ada yang tidak akur, tapi nggak seperti sekarang,” ujarnya.
Dalam Pantauan Media ini, memang sejak Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kendal setahun yang lalu, aroma kekurang harmonisan antara keduanya sempat mencuat dan menjadi pembicaraan kalangan para tokoh Kendal. Bahkan kabarnya Wakil Bupati Kendal sempat dana taktisnya pun terhambat pencairannya. Sehingga Wabup Kendal pernah membeli nasi bungkus untuk sekedar makan di rumah dinasnya. Namun belakangan ini isu ketidakharmonisan antara keduanya luput dari perhatian masyarakat dan Wabup pun sering kunjungan ke luar daerah serta juga sering mewakili Bupati di rapat-rapat DPRD Kendal. Tapi kita dikagetkan kembali saat Wabup Kendal justru langsung menemui Ketua DPRD Kendal dikantornya wadul merasa hubungannya kurang harmonis dengan Bupati Kendal. (Tim Kendal)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close